Hasil Survei Alasan Responden di Daerah Tertinggal Tidak Menggunakan Internet pada 2024

Minggu, 22 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berdasarkan hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bersama dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo, sebanyak 82,6% penduduk di daerah tertinggal atau sekitar 8,1 juta orang telah memiliki akses internet pada 2024.

Angka tersebut mengacu kepada data yang dikeluarkan pemerintah bahwa total penduduk yang tinggal di daerah tertinggal di Indonesia sebanyak 9.823.575 jiwa. Sementara itu, masih ada 17,4% penduduk daerah tertinggal yang belum terkoneksi internet.

Dilihat dari alasannya, sebanyak 30,2% responden mengaku belum atau tidak menggunakan internet lantaran tidak memiliki komputer/gadget yang dapat terhubung ke internet. Kemudian, sebanyak 26,4% responden tidak memakai internet karena di wilayah mereka tidak ada sambungan internet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, 21,1% responden tidak tahu bagaimana cara menggunakan perangkat yang dapat terkoneksi dengan internet. Ada pula 14,8% responden yang mengatakan bahwa biaya kuota internet terlalu mahal sehingga mereka belum terhubung internet.

Sementara itu, 5,7% responden tidak terkoneksi ke internet karena merasa tidak aman untuk menggunakan internet. Sisanya, sebanyak 1,8% responden mengatakan alasan lainnya.Sebagai informasi, survei ini melibatkan 1.950 responden di daerah tertinggal yang tersebar secara proporsional di 64 kabupaten pada Juli hingga September 2024.

Metode penentuan sampel survei menggunakan metode probability sampling. Adapun metode yang digunakan dalam survei ini melalui wawancara lewat telepon dan pengisian secara langsung oleh responden.

source : dataindonesia

Berita Terkait

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim
Akhir Damai Polemik Wendit, Vendor Pastikan Pembayaran Telah Diselesaikan
Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap
Oknum TNI Terduga Aniaya Warga Sula hingga Tewas Dibawa ke POM Ternate
Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki
Konten Promosi Pakai Video Almarhum Vidi Aldiano, Emy Aghnia Tuai Kecaman dan Sampaikan Permintaan Maaf
Friderica Widyasari Resmi Nahkodai OJK 2026-2031, Susunan Baru Dewan Komisioner Jadi Sorotan
Video Dugaan Oknum TNI Transaksi Narkoba di Berlan Jakarta Timur Viral saat Lebaran

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 22:49 WIB

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim

Minggu, 5 April 2026 - 14:01 WIB

Akhir Damai Polemik Wendit, Vendor Pastikan Pembayaran Telah Diselesaikan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:01 WIB

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:12 WIB

Oknum TNI Terduga Aniaya Warga Sula hingga Tewas Dibawa ke POM Ternate

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:09 WIB

Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:06 WIB

Konten Promosi Pakai Video Almarhum Vidi Aldiano, Emy Aghnia Tuai Kecaman dan Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:58 WIB

Friderica Widyasari Resmi Nahkodai OJK 2026-2031, Susunan Baru Dewan Komisioner Jadi Sorotan

Senin, 23 Maret 2026 - 08:37 WIB

Video Dugaan Oknum TNI Transaksi Narkoba di Berlan Jakarta Timur Viral saat Lebaran

Berita Terbaru