Tuan Rumah Pangkalan Militer AS Dapat Ultimatum dari Iran

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iran mengeluarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS. Iran meminta negara Teluk yang menjadi ‘tuan rumah’ bagi pangkalan AS mengusir pasukan AS.

Ultimatum itu dikeluarkan oleh markas pusat besar angkatan bersenjata Iran. Dia meminta para ‘tuan rumah’ mengusir pasukan AS, jika tidak mereka akan menghadapi serangan yang menghancurkan.

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, mengancam akan melakukan serangan dahsyat terhadap aset-aset Amerika dan Israel serta infrastruktur negara-negara yang terus menjadi tuan rumah pangkalan militer AS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zolfaghari mengingatkan bahwa jika ancaman Trump itu dilaksanakan, angkatan bersenjata Republik Islam akan membalas dengan kekuatan yang luar biasa.

“Sebagai tanggapan terhadap retorika provokatif Presiden AS dan ancaman berulang-ulangnya mengenai kekurangan jembatan, pembangkit listrik, dan infrastruktur listrik dan energi Iran, kami sekali lagi diperingatkan,” tegas juru bicara pernyataan tersebut dalamnya, dilansir media Iran, Press TV, Sabtu (4/4/2026).

Zolfaghari memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran, selain menyerang semua aset rezim Israel dan AS, akan menargetkan “sektor-sektor yang lebih penting dan luas dari ibu kota mereka – serta negara-negara tuan rumah dan sekutu AS dan rezim Zionis.”

Content retrieved from: https://news.detik.com/internasional/d-8429487/tuan-rumah-pangkalan-militer-as-dapat-ultimatum-dari-iran.

Berita Terkait

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim
Akhir Damai Polemik Wendit, Vendor Pastikan Pembayaran Telah Diselesaikan
The Souls Kembali Beroperasi Saat Sekolah Al-Kautsar Menanti Kepastian Hearing
Golkar Dorong Kolaborasi DPRD dan Pemkot Malang Demi Kesejahteraan Warga
Manajemen Baru New Wisata Wendit Inventarisir Aset, Siapkan Pertemuan dengan Vendor
Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat
Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi
Pesan Sosial Halal Bi Halal

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 22:49 WIB

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim

Minggu, 5 April 2026 - 14:01 WIB

Akhir Damai Polemik Wendit, Vendor Pastikan Pembayaran Telah Diselesaikan

Sabtu, 4 April 2026 - 22:39 WIB

Tuan Rumah Pangkalan Militer AS Dapat Ultimatum dari Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 17:33 WIB

The Souls Kembali Beroperasi Saat Sekolah Al-Kautsar Menanti Kepastian Hearing

Kamis, 2 April 2026 - 17:14 WIB

Golkar Dorong Kolaborasi DPRD dan Pemkot Malang Demi Kesejahteraan Warga

Kamis, 2 April 2026 - 17:04 WIB

Manajemen Baru New Wisata Wendit Inventarisir Aset, Siapkan Pertemuan dengan Vendor

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:12 WIB

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi

Berita Terbaru