Wejangan Senior Golkar Kota Malang Pada Pengurus Baru: Saatnya Menyatukan Barisan Usai Gejolak Musda

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VOICEOFJATIM – Dinamika yang sempat memanas dalam proses musyawarah daerah tidak dipungkiri meninggalkan jejak di internal Partai Golkar Kota Malang. Namun para kader senior menilai fase tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar. Kini, pesan utama yang disampaikan kepada kepengurusan baru adalah satu hal penting yaitu menyatukan kembali barisan dan mengembalikan fokus perjuangan partai untuk kepentingan masyarakat.

Salah satu senior Partai Golkar Kota Malang, Yudo Nugroho , menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam forum musyawarah merupakan sesuatu yang lazim dalam organisasi politik. Menurutnya, pro dan kontra yang muncul dalam proses pemilihan kepemimpinan seharusnya tidak menjadi penghalang untuk kembali bekerja bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara organisasi, di mana pun musyawarah pasti muncul pro dan kontra.Tetapi kami percaya Golkar memiliki kultur kekeluargaan yang kuat,” ujar Yudo.

Ia meyakini berbagai perbedaan sikap yang sempat muncul selama proses musyawarah daerah akan mereda seiring berjalannya waktu. Rasa kebersamaan yang selama ini menjadi identitas partai berlambang pohon beringin itu dinilai cukup kuat untuk meredakan ketegangan yang sempat terjadi.

Menurut Yudo, seluruh kader pada akhirnya memiliki tujuan yang sama, yakni memperjuangkan kepentingan masyarakat dan bangsa. Karena itu ia berharap Kepengurusan Baru mampu mengembalikan fokus partai pada agenda pengabdian kepada rakyat.

“Perbedaan pendapat yang terjadi kemarin insya Allah akan segera cair. Semua akan kembali pada relnya, bahwa kita ini berjuang untuk kepentingan rakyat dan kepentingan bangsa,” katanya.

Senada dengan itu, kader senior lainnya, Kris , juga menyampaikan harapan agar momentum pergantian kepengurusan menjadi titik kebangkitan Golkar di Kota Malang. Ia tidak menjelaskan bahwa dalam beberapa waktu terakhir partai tersebut sempat menghadapi berbagai tekanan politik yang mempengaruhi soliditas internal.

Kondisi itu, kata dia, harus dijadikan refleksi untuk memperkuat kembali konsolidasi organisasi.

“Kita sempat kena pukulan beberapa waktu lalu. Karena itu sekarang waktunya kita kompak lagi dan bersatu untuk memperbesar Golkar di Kota Malang,” ujar Kris.

Ia juga menaruh harapan besar pada komposisi kepengurusan baru yang banyak diisi oleh kader muda. Kehadiran generasi baru di tubuh partai dinilai dapat membawa energi segar sekaligus memperluas basis dukungan politik Golkar di tingkat lokal.

Menurut Kris, kombinasi pengalaman kader senior dan semangat kader muda dapat menjadi modal penting bagi kebangkitan Golkar di Kota Malang. Namun syarat utamanya adalah menjaga soliditas internal dan menghindari konflik yang berlarut-larut.

“Golkar ke depan harus lebih besar lagi. Dengan kepengurusan baru yang melibatkan banyak kader muda, ini momentum untuk membangun kekuatan yang lebih solid,” ujarnya.

Pesan para senior tersebut menjadi pengingat bahwa pasca musyawarah daerah, perhatian utama partai bukan lagi pada kompetisi internal, melainkan pada kerja politik yang nyata di tengah masyarakat. Konsolidasi organisasi, penguatan kaderisasi, serta membangun kembali kepercayaan publik menjadi agenda yang dinilai krusial bagi perjalanan Golkar Kota Malang ke depan.

 

Berita Terkait

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI
Hampir 10 Tahun Bermitra dengan BRI, Dwi Astuti Layani Kebutuhan Transaksi Warga
Satu Dasawarsa Berjalan, Pengajian Rutin BRI Region 13 Malang Jadi Ruang Seimbangkan Kerja dan Ibadah
Tawaran Investasi Berimbal Hasil Tinggi Muncul, BRI Batu Minta Masyarakat Tak Gegabah
Jangan Cuma Lihat Keuntungan, BRI Batu Ingatkan Risiko di Balik Tawaran Investasi
Jangan Asal Transfer karena Janji Cuan, BRI Malang Soekarno Hatta Ingatkan Cek Legalitas Investasi
Berawal dari 1.500 Ayam, Peternakan Edi di Tulungagung Tumbuh Setelah Diperkuat KUR BRI
BRI Malang Sutoyo Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi, Jangan Hanya Kejar Cuan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI

Sabtu, 5 September 2026 - 09:54 WIB

Hampir 10 Tahun Bermitra dengan BRI, Dwi Astuti Layani Kebutuhan Transaksi Warga

Kamis, 3 September 2026 - 16:22 WIB

Satu Dasawarsa Berjalan, Pengajian Rutin BRI Region 13 Malang Jadi Ruang Seimbangkan Kerja dan Ibadah

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Jangan Cuma Lihat Keuntungan, BRI Batu Ingatkan Risiko di Balik Tawaran Investasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Jangan Asal Transfer karena Janji Cuan, BRI Malang Soekarno Hatta Ingatkan Cek Legalitas Investasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Berawal dari 1.500 Ayam, Peternakan Edi di Tulungagung Tumbuh Setelah Diperkuat KUR BRI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:35 WIB

BRI Malang Sutoyo Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi, Jangan Hanya Kejar Cuan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:32 WIB

BRI Kepanjen Soroti Modus Penipuan Berkedok Investasi, Warga Diminta Jangan Mudah Tergiur

Berita Terbaru

Berita

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:24 WIB