Rizky Ridho Jadi Bek Pertama Indonesia Masuk Nominasi Puskas, FIFA Soroti Lompatan Kualitas Liga 1

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rizky Ridho, kapten Persija Jakarta sekaligus palang pintu Timnas Indonesia, resmi mencatat sejarah baru. FIFA menempatkannya sebagai salah satu kandidat Puskas Award 2025

Rizky Ridho, kapten Persija Jakarta sekaligus palang pintu Timnas Indonesia, resmi mencatat sejarah baru. FIFA menempatkannya sebagai salah satu kandidat Puskas Award 2025

hukumindonesia.online/ – Rizky Ridho, kapten Persija Jakarta sekaligus palang pintu Timnas Indonesia, resmi mencatat sejarah baru. FIFA menempatkannya sebagai salah satu kandidat Puskas Award 2025, menjadikannya bek Indonesia pertama yang menembus daftar bergengsi tersebut.

Nama Ridho masuk nominasi usai gol jarak jauhnya dalam laga BRI Liga 1 antara Persija Jakarta dan Arema FC pada 9 Maret 2025 kembali viral dan dianalisis tim teknis FIFA. Gol itu dinilai memenuhi unsur penilaian Puskas: kreativitas, tingkat kesulitan, serta dampak pertandingan.

FIFA Soroti Liga 1 dan Statistik Ridho

Dalam pernyataan singkatnya, FIFA memberi highlight pada dua hal:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Kualitas eksekusi gol,
  2. Perkembangan kompetisi Liga 1 di Asia Tenggara.

Sorotan ini jarang muncul sebelumnya. Indonesia selama ini lebih banyak masuk radar FIFA karena isu non-teknis. Namun, nominasi Ridho membawa narasi baru: Liga 1 mulai menghasilkan aksi kelas dunia yang bisa bersaing dalam penghargaan internasional.

Ridho sendiri musim ini tampil sebagai salah satu bek dengan distribusi bola terbaik di liga. Data Persija menunjukkan ia mencatat rata-rata akurasi umpan 89%, intersepsi tinggi, dan kemampuan melepas umpan jauh yang menjadi ciri khasnya.

Reaksi Klub dan Tim Nasional

Persija dalam rilis resminya menyebut nominasi tersebut sebagai “pencapaian penting bagi pemain lokal dan bagi reputasi liga domestik.” Sementara pelatih Timnas Indonesia memuji Ridho sebagai contoh pemain bertahan modern yang tak hanya defensif, tetapi juga kreatif dalam membangun serangan.

Di ruang ganti tim nasional, beberapa pemain disebut ikut menonton ulang gol tersebut setelah pengumuman nominasi. “Kami bangga karena akhirnya pemain bertahan kita bisa masuk panggung dunia bukan karena blunder, tapi karena kualitas,” kata salah satu pemain yang enggan disebutkan namanya.

Respons Publik dan Media Internasional

Sejumlah media asing mulai menyoroti nominasi Ridho, termasuk beberapa portal Asia yang menilai momen itu sebagai sinyal bahwa Indonesia punya pemain bertahan bertalenta yang layak tampil di liga luar negeri.

Tagar #PuskasRidho juga mulai ramai di media sosial. Sebagian pendukung sepak bola nasional mendorong masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan voting, mengingat penghargaan Puskas selalu melibatkan partisipasi fans global.

Momentum Baru untuk Pemain Lokal

Nominasi ini dipandang sebagai titik balik bagi pemain Indonesia, terutama para bek, yang selama ini sering diremehkan dalam konteks kompetisi internasional. Dengan masuknya Ridho dalam daftar kandidat, terbuka ruang bagi pemain lain untuk mendapat perhatian yang sama, baik dari pencari bakat luar negeri maupun dari FIFA sendiri.

Sejumlah analis sepak bola menilai momen tersebut bisa menjadi katalis untuk meningkatkan standar permainan di Liga 1 dan memperluas peluang ekspor pemain Indonesia.

 

Berita Terkait

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim
Akhir Damai Polemik Wendit, Vendor Pastikan Pembayaran Telah Diselesaikan
Tuan Rumah Pangkalan Militer AS Dapat Ultimatum dari Iran
The Souls Kembali Beroperasi Saat Sekolah Al-Kautsar Menanti Kepastian Hearing
Golkar Dorong Kolaborasi DPRD dan Pemkot Malang Demi Kesejahteraan Warga
Manajemen Baru New Wisata Wendit Inventarisir Aset, Siapkan Pertemuan dengan Vendor
Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat
Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 22:49 WIB

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim

Minggu, 5 April 2026 - 14:01 WIB

Akhir Damai Polemik Wendit, Vendor Pastikan Pembayaran Telah Diselesaikan

Sabtu, 4 April 2026 - 22:39 WIB

Tuan Rumah Pangkalan Militer AS Dapat Ultimatum dari Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 17:33 WIB

The Souls Kembali Beroperasi Saat Sekolah Al-Kautsar Menanti Kepastian Hearing

Kamis, 2 April 2026 - 17:14 WIB

Golkar Dorong Kolaborasi DPRD dan Pemkot Malang Demi Kesejahteraan Warga

Kamis, 2 April 2026 - 17:04 WIB

Manajemen Baru New Wisata Wendit Inventarisir Aset, Siapkan Pertemuan dengan Vendor

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:12 WIB

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi

Berita Terbaru