AI Jadi Ancaman Baru Seniman, Menparekraf: Jangan Sampai Rugikan Kreator Lokal

Selasa, 29 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Teuku Rifky. (Shelly/VOJ)

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Teuku Rifky. (Shelly/VOJ)

MALANG, hukumindonesia.online/ – Kekhawatiran para seniman dan pelaku ekonomi kreatif kian memuncak menyusul masifnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam proses produksi kreatif. Mulai dari animator, penulis, musisi, hingga pelukis menyuarakan keresahan akan nasib karya-karya orisinal mereka yang berpotensi tergantikan oleh produk berbasis AI.

Merespons hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Teuku Rifky menegaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Ia menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk membahas langkah konkret dalam menghadapi gelombang AI di industri kreatif.

“AI ini sebuah situasi yang sulit dihindari, tapi jangan sampai kehadirannya justru merugikan habis para pegiat ekonomi kreatif kita. Kita sedang cari cara agar AI bisa dimanfaatkan, bukan jadi ancaman,” ujar Menteri Teuku Rifky kepada wartawan, Selasa (29/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, pemerintah sedang menyusun strategi pelatihan pemanfaatan AI yang ditujukan khusus untuk para seniman dan pelaku industri kreatif, agar mereka mampu mengadaptasi teknologi tanpa kehilangan jati diri karya asli manusia.

“Kalau itu ada, ayo kita berikan pelatihan ke pegiat ekraf kita. Supaya mereka tidak jadi korban, tapi justru bisa manfaatkan AI dengan bijak,” ucapnya lugas.

Rifky juga mengakui tantangan besar yang dihadapi para kreator, terutama dalam menjaga nilai orisinalitas. Meski AI diakui sebagai subsektor tambahan dalam ekraf, keberadaan teknologi ini menimbulkan dilema tersendiri bagi pelaku industri yang selama ini menggantungkan hidup dari proses penciptaan manual.

“Nah, ini yang sedang kami diskusikan. Bagaimana AI bisa disinergikan, bukan menggantikan, apalagi menyingkirkan seniman manusia,” jelasnya.

Rencananya, dalam waktu dekat pemerintah akan menyusun regulasi yang bisa menjembatani kepentingan seniman dan pelaku industri AI, agar tidak terjadi ketimpangan perlakuan terhadap karya-karya orisinal.

Dalam kesempatan yang sama, Rifky juga menyebut kawasan KEK Singhasari di Kabupaten Malang akan menjadi salah satu pusat pelatihan dan pengembangan talenta ekonomi kreatif, termasuk adaptasi teknologi AI.

“KEK Singhasari ini infrastrukturnya sudah siap, ekosistemnya juga mulai hidup. Kita sedang kolaborasikan pelatihan, akses pasar, hingga investasi. Termasuk pelatihan AI yang kami arahkan ke sana,” tandasnya.

Pemerintah berharap, sinergi teknologi dan kreativitas manusia bisa menciptakan peluang kerja yang berkualitas dan menjaga keberlangsungan seni yang autentik di tengah perkembangan zaman yang makin digital.

Berita Terkait

Warga Kampung Pemulung Terima 250 Paket Sembako dari BRI dan PWI Tulungagung
Produk Kriya, Wastra, dan Fashion UMKM Tampil di Festival 2026
BRI Ingatkan Petugas: Dilarang Minta, Terima, dan Tahan Agunan KUR
BRI Malang Marthadinata Berikan Gift dan Ucapan Terima Kasih pada Harpelnas
BRI Malang Sutoyo Sambut Harpelnas dengan Layanan yang Dilakukan dari Hati
BRI Malang Soekarno Hatta dan Hiswana Migas Malang Raya Perkuat Kolaborasi
Dukung Kostrad, BRI Malang Kawi Bantu Renovasi Gereja dan Pura
Dukung Pendidikan Anak, BRI Region 13 Malang Bantu KB Al Naba

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Warga Kampung Pemulung Terima 250 Paket Sembako dari BRI dan PWI Tulungagung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Produk Kriya, Wastra, dan Fashion UMKM Tampil di Festival 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:08 WIB

BRI Ingatkan Petugas: Dilarang Minta, Terima, dan Tahan Agunan KUR

Rabu, 30 September 2026 - 13:41 WIB

BRI Malang Marthadinata Berikan Gift dan Ucapan Terima Kasih pada Harpelnas

Rabu, 30 September 2026 - 12:15 WIB

BRI Malang Sutoyo Sambut Harpelnas dengan Layanan yang Dilakukan dari Hati

Rabu, 30 September 2026 - 12:06 WIB

BRI Malang Soekarno Hatta dan Hiswana Migas Malang Raya Perkuat Kolaborasi

Rabu, 30 September 2026 - 11:59 WIB

Dukung Kostrad, BRI Malang Kawi Bantu Renovasi Gereja dan Pura

Selasa, 29 September 2026 - 16:28 WIB

Dukung Pendidikan Anak, BRI Region 13 Malang Bantu KB Al Naba

Berita Terbaru