Penundaan Pengangkatan CASN & PPPK 2025 Picu Protes, Pemerintah Diminta Beri Kepastian

Kamis, 13 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ASN. (ANTARA)

ASN. (ANTARA)

VOJ – Keputusan pemerintah menunda pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025 menuai gelombang protes. Sebanyak 248.970 CASN dan 1.017.111 PPPK yang seharusnya diangkat pada 1 Maret 2025 harus menunggu lebih lama—CPNS baru akan diangkat pada Oktober 2025, sementara PPPK diundur hingga Maret 2026.

Bagi mereka yang sudah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya, penundaan ini menjadi pukulan telak. Tanpa kepastian pengangkatan, banyak calon CASN dan PPPK yang kini menghadapi ketidakpastian finansial. Hal ini pun memicu aksi protes, termasuk demonstrasi di Gedung DPR RI, Kantor Kementerian PAN-RB, dan Istana Negara pada Senin (10/3/2025).

Guru Besar Manajemen dan Kebijakan Publik UGM, Prof. Wahyudi Kumorotomo, menilai ada faktor lebih kompleks di balik keputusan ini. Secara resmi, Kementerian PAN-RB menyebut alasan penundaan terkait penyesuaian sistem pencatatan Terhitung Mulai Tanggal (TMT). Namun, Wahyudi menduga ada unsur politis dan administratif yang ikut bermain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemenpan-RB tampaknya ingin mengembalikan sistem seleksi PPPK yang selama ini terlalu kental dengan nepotisme dan jadi alat janji-janji politik,” katanya di Kampus UGM, Selasa (11/3/2025).

Dampak penundaan ini pun tidak main-main. Banyak calon CASN dan PPPK yang sebelumnya bekerja sebagai guru swasta atau tenaga kesehatan di yayasan sudah mengundurkan diri demi memenuhi syarat seleksi. Kini, mereka harus menunggu tanpa penghasilan.

“Semangat kerja pasti turun. Keluarga calon pegawai yang terlanjur resign juga terdampak secara ekonomi,” lanjutnya.

Wahyudi menekankan pentingnya komunikasi yang lebih jelas antara Kemenpan-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Komisi II DPR dengan publik. Menurutnya, seleksi CASN harus lebih transparan dan jadwal pengangkatan tidak boleh berubah seenaknya.

“Kasihan kalau mereka yang benar-benar ingin mengabdi malah jadi korban janji politik pejabat,” tegasnya.

Saat ini, calon CASN dan PPPK masih menunggu kejelasan lebih lanjut dari pemerintah. Sementara itu, tekanan dari berbagai pihak terus meningkat agar keputusan ini segera dievaluasi.

Berita Terkait

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim
Oknum TNI Terduga Aniaya Warga Sula hingga Tewas Dibawa ke POM Ternate
Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki
Friderica Widyasari Resmi Nahkodai OJK 2026-2031, Susunan Baru Dewan Komisioner Jadi Sorotan
Menko Polkam Dorong Polri Tak Gentar Hadapi Kritik Publik dan Tetap Maksimal Layani Masyarakat
Zona Integritas Kian Kokoh, UB Umumkan Lonjakan Persepsi Antikorupsi
Terobosan Besar Imigrasi: Indonesia ‘Sambut Pulang’ Diaspora Lewat Kebijakan Global Citizenship
Tarif Listrik Indonesia Terbaru: Pemerintah Pertahankan Harga untuk Seluruh Golongan

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 22:49 WIB

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:12 WIB

Oknum TNI Terduga Aniaya Warga Sula hingga Tewas Dibawa ke POM Ternate

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:09 WIB

Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:58 WIB

Friderica Widyasari Resmi Nahkodai OJK 2026-2031, Susunan Baru Dewan Komisioner Jadi Sorotan

Kamis, 12 Maret 2026 - 00:14 WIB

Menko Polkam Dorong Polri Tak Gentar Hadapi Kritik Publik dan Tetap Maksimal Layani Masyarakat

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:50 WIB

Zona Integritas Kian Kokoh, UB Umumkan Lonjakan Persepsi Antikorupsi

Rabu, 19 November 2025 - 07:50 WIB

Terobosan Besar Imigrasi: Indonesia ‘Sambut Pulang’ Diaspora Lewat Kebijakan Global Citizenship

Senin, 17 November 2025 - 14:42 WIB

Tarif Listrik Indonesia Terbaru: Pemerintah Pertahankan Harga untuk Seluruh Golongan

Berita Terbaru