UB Guest House Hadirkan Kampung Ramadan, Sajikan Menu Tradisional Nusantara dengan Konsep All You Can Eat

Jumat, 28 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung menikmati hidangan Nusantara di UB Guest House. (Shelly/VOJ)

Pengunjung menikmati hidangan Nusantara di UB Guest House. (Shelly/VOJ)

VOJ – UB Guest House resmi meluncurkan program spesial Kampung Ramadan untuk menyambut bulan suci Ramadan 2025. Program ini menghadirkan konsep all you can eat dengan aneka hidangan tradisional khas Nusantara, yang bisa dinikmati dengan harga Rp85 ribu per orang.

Direktur PT Brawijaya Multi Usaha (BMU), Edi Purwanto, mengatakan bahwa Kampung Ramadan menjadi langkah strategis UB Guest House untuk menarik lebih banyak pelanggan, baik dari sivitas akademika Universitas Brawijaya maupun masyarakat umum.

“UB Guest House tidak hanya melayani tamu dari lingkungan kampus, tetapi juga terbuka untuk masyarakat luas. Kampung Ramadan ini hadir agar lebih banyak orang bisa menikmati suasana berbuka puasa dengan makanan khas yang autentik,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

General Manager UB Guest House, Hanamay, menambahkan bahwa konsep Kampung Ramadan dirancang agar tamu merasa seperti berbuka puasa di rumah sendiri. Selain itu, menu yang disajikan berganti setiap hari, dengan pilihan favorit seperti Sop Buntut, Iga Bakar, Gado-Gado, Mangut Gurame, Ayam Bumbu Rujak, hingga aneka camilan dan es khas berbuka puasa.

Untuk memberikan pengalaman berbuka puasa yang lebih nyaman, UB Guest House juga menghadirkan fasilitas tambahan, termasuk lima ruang pertemuan dengan kapasitas hingga 100 orang. Selain itu, tersedia promo spesial Beli 10 Gratis 1 bagi pelanggan yang ingin berbuka bersama keluarga, teman, atau kolega.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati pengalaman berbuka puasa di Kampung Ramadan UB Guest House, reservasi dapat dilakukan melalui media sosial resmi atau langsung datang ke lokasi di kawasan Universitas Brawijaya, Malang.

Berita Terkait

Manajemen Baru New Wisata Wendit Inventarisir Aset, Siapkan Pertemuan dengan Vendor
Mudik ke Turen? Ini 7 Rekomendasi Cafe Hits untuk Bukber & Halal Bihalal Lebaran 2026
Semar Tempoe Doeloe Jilid 2 Kembali Hadir, Warga Arjosari Siap Gelar Festival Bernuansa Jadul
Makin Fleksibel, KAI Izinkan Beli Tiket Kereta Sampai 10 Menit Sebelum Berangkat
Fatwa MUI Soal Sound Horeg Masih Dikaji, Penggunaan untuk Hura-Hura Bisa Diharamkan
Disparbud Kabupaten Malang Dorong Ekraf Lewat Pendataan dan Festival Kreatif
Terumbu Karang Seluas 10 Hektare di Pasir Putih Situbondo Rusak, Diduga Akibat Limbah Kaporit
Ngopi Sambil Menelusuri Bunker Kolonial di Café Gedong Ijen Malang

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 17:04 WIB

Manajemen Baru New Wisata Wendit Inventarisir Aset, Siapkan Pertemuan dengan Vendor

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:58 WIB

Mudik ke Turen? Ini 7 Rekomendasi Cafe Hits untuk Bukber & Halal Bihalal Lebaran 2026

Senin, 21 Juli 2025 - 02:21 WIB

Semar Tempoe Doeloe Jilid 2 Kembali Hadir, Warga Arjosari Siap Gelar Festival Bernuansa Jadul

Jumat, 11 Juli 2025 - 08:52 WIB

Makin Fleksibel, KAI Izinkan Beli Tiket Kereta Sampai 10 Menit Sebelum Berangkat

Sabtu, 5 Juli 2025 - 16:28 WIB

Fatwa MUI Soal Sound Horeg Masih Dikaji, Penggunaan untuk Hura-Hura Bisa Diharamkan

Kamis, 19 Juni 2025 - 16:26 WIB

Disparbud Kabupaten Malang Dorong Ekraf Lewat Pendataan dan Festival Kreatif

Rabu, 18 Juni 2025 - 01:59 WIB

Terumbu Karang Seluas 10 Hektare di Pasir Putih Situbondo Rusak, Diduga Akibat Limbah Kaporit

Senin, 19 Mei 2025 - 00:06 WIB

Ngopi Sambil Menelusuri Bunker Kolonial di Café Gedong Ijen Malang

Berita Terbaru