Di Bawah Komando Djoko Prihatin, Golkar Kota Malang Beri Panggung Luas bagi Generasi Muda

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VOICEOFJATIM – Kepemimpinan DPD Partai Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, dinilai membawa warna baru dalam dinamika kepartaian. Di bawah komandonya, Golkar tidak lagi dipandang sebagai partai yang kaku dan eksklusif, melainkan semakin terbuka bagi generasi muda untuk berproses, berkarya, dan membangun karir politik sejak dini.

Bendahara Partai Golkar Kota Malang, Hendi Suryo Leksono, menegaskan bahwa era kepemimpinan Djoko Prihatin memberi ruang luas bagi tokoh-tokoh muda untuk terlibat aktif dalam dunia politik.

“Di era kepemimpinan Pak Jo ini membuka lebar ruang bagi anak-anak muda,” ujar Hendi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, ruang tersebut tidak sekadar simbolik. Golkar menghadirkan konsep “rumah karya” sebagai wadah aktualisasi generasi muda. Di tempat ini, kader bisa menyebarkan minat dan bakat sesuai hobi masing-masing. Mulai dari olahraga, musik, hingga kegiatan hiburan, semua difasilitasi sebagai bagian dari pendekatan politik yang lebih humanis dan kontekstual.

Namun tak berhenti di ranah kreativitas, Golkar juga membuka ruang pemberdayaan ekonomi. Hendi mencontohkan adanya peluang kerja dan jaringan ekonomi yang diperkenalkan dalam forum-forum partai. Bahkan, pertemuan di tingkat akar rumput tidak melulu membahas strategi politik, tetapi juga menyentuh persoalan kesejahteraan kader.

“Pertemuan partai, terutama di tingkat bawah, tidak hanya membahas politik, tetapi juga soal urusan perut. Ketika kader punya solusi ekonomi, saya yakin partai juga akan semakin besar,” tegasnya.

Tantangan dan Optimisme Menuju 2029

Masuknya tokoh muda ke dalam struktur partai sering menimbulkan kekhawatiran. Sebagian pihak meremehkan kapasitas generasi muda dalam mengelola organisasi politik. Namun, Hendi menilai perbedaan gaya dan sudut pandang bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan baru.

Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan bukan sekadar persepsi, melainkan hasil konkret pada Pemilu 2029 mendatang.

“Ngomong-ngomong bisa atau tidak bisa, output-nya adalah hasil suara di 2029. Saya sendiri saat dipercaya sebagai bendahara juga banyak yang sangsi. Tapi saya minta ruang dan waktu bersama Pak Jo dan seluruh pengurus untuk membuktikan hasil di 2029,” katanya optimis.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinan Djoko Prihatin tidak hanya memberi ruang, tetapi juga kepercayaan kepada kader muda untuk membuktikan diri.

Strategi Rangkul Gen-Z yang Cenderung Apatis

Fenomena apatisme politik di kalangan generasi muda menjadi tantangan tersendiri bagi partai politik. Hendi mengakui, generasi muda tidak menyukai pendekatan yang terlalu formal dan kaku.

“Anak muda itu tidak mau dikotak-kotakkan, apalagi dimasukkan ke dalam politik yang terlalu kaku,” ujarnya.

Oleh karena itu, menurutnya, Golkar harus tampil lebih fleksibel, kekinian, santai, namun tetap santun. Pendekatan ini dinilai relevan untuk membangun kedekatan emosional tanpa meninggalkan nilai dan etika politik.

Saat ini, terdapat sekitar 25 anggota generasi Z yang tergabung dan siap berkontribusi dalam gerakan kekaryaan Partai Golkar Kota Malang. Dari jumlah tersebut, lima orang telah masuk dalam struktur kepengurusan resmi, sementara sisanya aktif dalam berbagai kegiatan dan siap menjadi motor penggerak di lapangan.

Mereka akan memaksimalkan peran “rumah karya” sebagai pusat pemikiran, merancang program, sekaligus membangun jejaring.

“Iya, di rumah karya itu posnya teman-teman untuk bertukar pikiran,” pungkas Hendi.

Dengan kombinasi ruang kreativitas, pemberdayaan ekonomi, serta pendekatan politik yang lebih adaptif, kepemimpinan Djoko Prihatin dinilai menjadi momentum penting bagi regenerasi Partai Golkar Kota Malang. Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin energi kaum muda akan menjadi salah satu kunci kekuatan Golkar menghadapi kontestasi politik 2029.

Berita Terkait

Dukungan Menguat, 22 PAC Siap Antar H. Ali Murtadlo Pimpin PKB Kabupaten Malang
Jelang Muscab PKB, Nama H. Ali Murtadlo Menguat sebagai Kandidat Ketua DPC Kabupaten Malang
DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas
Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi
Golkar Kota Malang Panaskan Mesin Politik Usai Lebaran, Konsolidasi Total Dibidik untuk Menatap Pemilu 2029
Wacana Perppu Ekonomi Jadi Polemik, Kewenangan Satgas hingga Denda Damai Disorot
Safari Ramadan Golkar Kota Malang Jadi Ajang Konsolidasi, Ormas Didorong Solid Menuju 2029
Petuah Senior Jadi Arah Baru Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin Tekankan Konsolidasi dan Rekonsiliasi Internal

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 09:53 WIB

Dukungan Menguat, 22 PAC Siap Antar H. Ali Murtadlo Pimpin PKB Kabupaten Malang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:53 WIB

Jelang Muscab PKB, Nama H. Ali Murtadlo Menguat sebagai Kandidat Ketua DPC Kabupaten Malang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:29 WIB

Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:22 WIB

Golkar Kota Malang Panaskan Mesin Politik Usai Lebaran, Konsolidasi Total Dibidik untuk Menatap Pemilu 2029

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:17 WIB

Wacana Perppu Ekonomi Jadi Polemik, Kewenangan Satgas hingga Denda Damai Disorot

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:01 WIB

Safari Ramadan Golkar Kota Malang Jadi Ajang Konsolidasi, Ormas Didorong Solid Menuju 2029

Senin, 9 Maret 2026 - 20:34 WIB

Petuah Senior Jadi Arah Baru Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin Tekankan Konsolidasi dan Rekonsiliasi Internal

Berita Terbaru