Golkar Kota Malang Panaskan Mesin Politik Usai Lebaran, Konsolidasi Total Dibidik untuk Menatap Pemilu 2029

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PENAJATIM – Suasana politik di tubuh Partai Golkar Kota Malang dipastikan kembali menghangat setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Momentum pasca Lebaran akan dimanfaatkan sebagai titik awal untuk mengonsolidasikan kekuatan partai secara lebih sistematis, terukur, dan terstruktur sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju kontestasi politik Pemilu 2029.

Di bawah komando kepemimpinan baru, Golkar Kota Malang mulai merancang peta jalan politik yang menitikberatkan pada penguatan infrastruktur partai hingga ke tingkat akar rumput. Pergantian estafet kepemimpinan dari Sofyan Edi Jarwoko kepada Djoko Prihatin sebagai Ketua DPD Golkar Kota Malang periode 2025–2030 menjadi penanda dimulainya fase konsolidasi baru dalam tubuh partai yang berlambang pohon beringin tersebut.

Djoko Prihatin menegaskan, selepas libur Lebaran, seluruh struktur partai akan langsung memasuki fase kerja politik yang lebih intensif. Ia menyebutkan bahwa berbagai agenda strategi telah disiapkan sebagai bagian dari tahapan pemenangan Golkar di masa depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah Lebaran kita akan langsung bergerak. Seluruh jajaran tancap gas menjalankan tahapan-tahapan kerja politik yang telah disusun dalam fase pemenangan Golkar tahun 2026,” ujar Djoko Prihatin saat menutup rangkaian kegiatan Safari Ramadhan DPD Golkar Kota Malang, Minggu.

Menurutnya, konsolidasi organisasi menjadi prioritas utama. Langkah tersebut mencakup penguatan struktur partai melalui musyawarah kecamatan, agenda kemunduran bagi jajaran pengurus, hingga upaya modernisasi organisasi agar Golkar mampu beradaptasi dengan dinamika politik kontemporer.

Ia menilai bahwa kemenangan politik tidak hanya ditentukan oleh tokoh popularitas, tetapi juga ditentukan oleh soliditas partai mesin dan kedisiplinan kader dalam menjalankan strategi politik yang telah dirancang.

“Partai harus memiliki fondasi organisasi yang kokoh. Oleh karena itu, konsolidasi internal dari tingkat kota hingga kecamatan menjadi sangat penting untuk memastikan mesin politik Golkar bekerja efektif,” jelasnya.

Selain memperkuat struktur internal, Golkar Kota Malang juga mulai memperluas strategi perluasan basis elektoral. Pendekatan politik yang lebih komunikatif kepada masyarakat akan menjadi salah satu fokus kerja partai dalam beberapa tahun ke depan.

Djoko menyadari bahwa dinamika politik ke depan akan semakin kompetitif. Oleh karena itu, Golkar harus mampu mempersiapkan diri sejak dini agar tetap menjadi kekuatan politik yang relevan dan kompetitif di tingkat lokal.

Saat ini, Partai Golkar memiliki enam kursi di DPRD Kota Malang. Namun pada Pemilu 2029, partai tersebut menargetkan peningkatan signifikan dalam perolehan kursi legislatif.

“Target kami jelas. Dari enam kursi yang ada sekarang, Golkar Kota Malang menargetkan bisa meraih sepuluh kursi pada Pemilu 2029. InsyaAllah dengan kerja keras seluruh kader dan konsolidasi yang kuat, target itu bisa kita capai,” tegas Djoko.

Target tersebut bukan sekedar ambisi politik, melainkan bagian dari strategi jangka panjang Golkar untuk memperkuat posisi politiknya di Kota Malang. Konsolidasi organisasi, modernisasi partai, serta penguatan jaringan kader diharapkan mampu menjadi modal utama dalam menghadapi pertarungan politik lima tahun mendatang.

Dengan mesin partai yang kembali memanas setelah Lebaran, Golkar Kota Malang berupaya memastikan bahwa setiap langkah politik yang diambil ke depan bukan sekadar reaktif terhadap dinamika politik, melainkan bagian dari desain besar menuju kemenangan pada Pemilu 2029.

Berita Terkait

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI
Hampir 10 Tahun Bermitra dengan BRI, Dwi Astuti Layani Kebutuhan Transaksi Warga
Satu Dasawarsa Berjalan, Pengajian Rutin BRI Region 13 Malang Jadi Ruang Seimbangkan Kerja dan Ibadah
Tawaran Investasi Berimbal Hasil Tinggi Muncul, BRI Batu Minta Masyarakat Tak Gegabah
Jangan Cuma Lihat Keuntungan, BRI Batu Ingatkan Risiko di Balik Tawaran Investasi
Jangan Asal Transfer karena Janji Cuan, BRI Malang Soekarno Hatta Ingatkan Cek Legalitas Investasi
Berawal dari 1.500 Ayam, Peternakan Edi di Tulungagung Tumbuh Setelah Diperkuat KUR BRI
BRI Malang Sutoyo Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi, Jangan Hanya Kejar Cuan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI

Sabtu, 5 September 2026 - 09:54 WIB

Hampir 10 Tahun Bermitra dengan BRI, Dwi Astuti Layani Kebutuhan Transaksi Warga

Kamis, 3 September 2026 - 16:22 WIB

Satu Dasawarsa Berjalan, Pengajian Rutin BRI Region 13 Malang Jadi Ruang Seimbangkan Kerja dan Ibadah

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Jangan Cuma Lihat Keuntungan, BRI Batu Ingatkan Risiko di Balik Tawaran Investasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Jangan Asal Transfer karena Janji Cuan, BRI Malang Soekarno Hatta Ingatkan Cek Legalitas Investasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Berawal dari 1.500 Ayam, Peternakan Edi di Tulungagung Tumbuh Setelah Diperkuat KUR BRI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:35 WIB

BRI Malang Sutoyo Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi, Jangan Hanya Kejar Cuan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:32 WIB

BRI Kepanjen Soroti Modus Penipuan Berkedok Investasi, Warga Diminta Jangan Mudah Tergiur

Berita Terbaru

Berita

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:24 WIB