32 Dekan Hukum PTN Suarakan Kepedulian Bangsa, Dorong Pemerintah Benahi Sistem Hukum

Rabu, 3 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara kritis datang dari kampus. Sebanyak 32 dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia menyatukan sikap lewat Deklarasi Seruan Kebangsaan.

Suara kritis datang dari kampus. Sebanyak 32 dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia menyatukan sikap lewat Deklarasi Seruan Kebangsaan.

VOICEOFJATIM – Suara kritis datang dari kampus. Sebanyak 32 dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia menyatukan sikap lewat Deklarasi Seruan Kebangsaan. Pernyataan ini lahir sebagai respon atas kondisi bangsa yang belakangan diguncang demonstrasi, kericuhan, hingga jatuhnya korban jiwa.

Ketua Badan Kerja Sama Dekan Fakultas Hukum (BKSD FH) PTN se-Indonesia, Dahliana Hasan, S.H., M.Tax., Ph.D., menegaskan bahwa deklarasi tersebut bukanlah acara seremonial belaka, melainkan wujud tanggung jawab moral akademisi hukum.

“Kami melihat tragedi yang menimpa bangsa ini tidak hanya berupa hilangnya nyawa, tapi juga luka fisik, hingga penangkapan aktivis yang berlebihan. Situasi ini harus disuarakan agar pemerintah, pejabat publik, dan masyarakat menyadari betul urgensinya,” ucap Dahliana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai sejumlah kebijakan negara justru menabrak rasa keadilan publik. Misalnya kenaikan tunjangan jabatan DPR di tengah meningkatnya angka pengangguran, maupun sistem perpajakan yang dianggap belum berpihak pada masyarakat luas.

“Pajak lebih banyak memberi keuntungan bagi elit politik. Sementara rakyat yang berjuang mencari pekerjaan merasa terpinggirkan. Ada krisis empati dari pejabat publik terhadap kondisi nyata masyarakat,” tegasnya.

Menurut Dahliana, pejabat seharusnya tampil sebagai pelayan masyarakat, bukan bereaksi represif terhadap aksi damai. “Aspirasi rakyat perlu didengar, bukan ditutup. Yang kita butuhkan adalah dialog terbuka dan kebijakan yang menegakkan keadilan,” tambahnya.

Meski masih sebatas penyampaian sikap, Dahliana menegaskan langkah advokasi lanjutan tak menutup kemungkinan akan ditempuh. Salah satu contoh adalah rencana pengajuan judicial review terhadap sistem akreditasi perguruan tinggi yang selama ini ditangani Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM).

Selain itu, pernyataan sikap BKSD FH PTN juga tengah dipersiapkan untuk dikirimkan secara resmi kepada Presiden.

“Ini bukan sekadar imbauan kosong. Inilah wujud kecintaan kami kepada negeri. Kami ingin suara akademisi hukum menggema, tidak hanya di kampus, tapi juga sampai ke ruang pengambil kebijakan,” pungkas Dahliana.

Berita Terkait

Eksekusi Aset Dimohonkan, Perkara Rumah Putri Zulkifli Hasan Masuk Tahap Penentuan
Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim
Akhir Damai Polemik Wendit, Vendor Pastikan Pembayaran Telah Diselesaikan
Kejagung Amankan Kajari Karo Buntut Polemik Kasus Amsal Sitepu
Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap
Konten Promosi Pakai Video Almarhum Vidi Aldiano, Emy Aghnia Tuai Kecaman dan Sampaikan Permintaan Maaf
Friderica Widyasari Resmi Nahkodai OJK 2026-2031, Susunan Baru Dewan Komisioner Jadi Sorotan
Video Dugaan Oknum TNI Transaksi Narkoba di Berlan Jakarta Timur Viral saat Lebaran

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 13:47 WIB

Eksekusi Aset Dimohonkan, Perkara Rumah Putri Zulkifli Hasan Masuk Tahap Penentuan

Senin, 6 April 2026 - 22:49 WIB

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim

Minggu, 5 April 2026 - 14:01 WIB

Akhir Damai Polemik Wendit, Vendor Pastikan Pembayaran Telah Diselesaikan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:01 WIB

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:06 WIB

Konten Promosi Pakai Video Almarhum Vidi Aldiano, Emy Aghnia Tuai Kecaman dan Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:58 WIB

Friderica Widyasari Resmi Nahkodai OJK 2026-2031, Susunan Baru Dewan Komisioner Jadi Sorotan

Senin, 23 Maret 2026 - 08:37 WIB

Video Dugaan Oknum TNI Transaksi Narkoba di Berlan Jakarta Timur Viral saat Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:47 WIB

Kasus Andrie Yunus Disorot Nasional, HMI-MPO Desak Tim Investigasi Gabungan Usut Tuntas Penyiraman Air Keras

Berita Terbaru