Wamendagri Soroti Malang Sebagai Role Model Kolaborasi Daerah-Pusat

Kamis, 3 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG, hukumindonesia.online/ – Kota Malang kembali jadi sorotan nasional. Kali ini, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi langkah progresif Pemkot Malang dalam menyelaraskan program pembangunan dengan kebijakan nasional. Ia menyampaikan hal itu saat kunjungan kerjanya ke Balai Kota Malang, Jumat (2/5/2025).

Dalam forum konsolidasi antara pemerintah pusat dan Pemkot Malang yang digelar di Ruang Sidang Balai Kota, Bima Arya menekankan pentingnya kolaborasi lintas level pemerintahan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Ia menyebut, kepemimpinan dan strategi pembangunan yang dijalankan Kota Malang patut menjadi contoh.

“Saya melihat Kota Malang sangat siap dan terbuka dalam menyinkronkan visi daerah dengan program prioritas nasional. Ini hal yang langka dan patut diapresiasi,” ujar Wamendagri Bima Arya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan visi misi kepemimpinannya yang bertajuk ‘Menuju Malang Mbois dan Berkelas’. Menurutnya, semangat pembangunan Kota Malang tak lepas dari identitas lokal yang kuat. “Kami mengusung nilai-nilai khas seperti Ngalam Tahes, Ngalam Rijik, hingga Ngalam Ngopeni yang akan diimplementasikan secara konkret dalam lima tahun ke depan,” ungkap Wali Kota Malang Wahyu Hidayat di hadapan jajaran pemerintah pusat.

Wahyu menambahkan, pihaknya terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga. “Kota Malang menjadi atensi nasional karena kita tidak hanya bicara pencitraan, tapi juga komitmen kerja nyata,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Wamendagri Bima Arya turut menyoroti pentingnya akselerasi terhadap program unggulan yang diusung Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita. Ia menekankan bahwa sinkronisasi kebijakan seperti swasembada pangan, makan siang gratis untuk pelajar, dan program Koperasi Merah Putih harus didukung penuh oleh pemerintah daerah. “Swasembada pangan ini bukan sekadar program. Jika berhasil, dampaknya bisa memperkuat ekonomi lokal hingga nasional,” terang Bima Arya.

Sebagai bentuk transparansi dan dialog terbuka, Bima Arya juga membuka sesi diskusi bersama pejabat struktural Pemkot Malang. Dipandu langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Malang, forum ini menjadi ruang untuk menyampaikan tantangan dan masukan langsung ke pemerintah pusat.

Bima Arya menyebut, Kota Malang saat ini menempati posisi strategis dalam kancah pemerintahan daerah. Dengan kinerja APBD yang stabil dan kepemimpinan yang solid, Malang dinilai mampu memberi dampak positif secara luas. “Saya percaya dengan kapasitas kepemimpinan Wali Kota Wahyu Hidayat. Kota ini punya potensi besar untuk menjadi inspirasi nasional, terutama dalam mengawal program-program strategis,” ucapnya.

Salah satu program unggulan yang akan digarap bersama adalah pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), yang ditunjuk sebagai proyek percontohan nasional. Pemerintah pusat akan mengawal ketat proses penganggaran dan pelaksanaannya agar hasilnya bisa maksimal.

Kunjungan kerja Wamendagri ini menandai babak baru sinergi antara pusat dan daerah. Harapannya, Kota Malang bisa terus melaju dalam jalur pembangunan yang terarah, berkarakter, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Berita Terkait

Manajemen Baru New Wisata Wendit Inventarisir Aset, Siapkan Pertemuan dengan Vendor
Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi
Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap
DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas
Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat
Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi
Wacana Perppu Ekonomi Jadi Polemik, Kewenangan Satgas hingga Denda Damai Disorot
Mudik ke Turen? Ini 7 Rekomendasi Cafe Hits untuk Bukber & Halal Bihalal Lebaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 17:04 WIB

Manajemen Baru New Wisata Wendit Inventarisir Aset, Siapkan Pertemuan dengan Vendor

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:12 WIB

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:01 WIB

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:25 WIB

Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:29 WIB

Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:17 WIB

Wacana Perppu Ekonomi Jadi Polemik, Kewenangan Satgas hingga Denda Damai Disorot

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:58 WIB

Mudik ke Turen? Ini 7 Rekomendasi Cafe Hits untuk Bukber & Halal Bihalal Lebaran 2026

Berita Terbaru