Kabid SD Kabupaten Malang Bantah Tuduhan Pungli, Tunjukkan Surat Pernyataan Kepala Sekolah

Kamis, 23 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VOJ – Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Langgeng Supriyanto, secara tegas membantah tuduhan adanya pungutan liar (pungli) yang dilayangkan oleh Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PusDek). Tuduhan tersebut sebelumnya menyebut bahwa ada praktik pungli terhadap kepala sekolah SD di wilayah Kabupaten Malang.

“Tidak ada itu (pungutan ke kepala sekolah),” ujar Langgeng kepada media pada Kamis (23/01/2024).

Langgeng bahkan memperlihatkan bukti berupa surat pernyataan dari kepala sekolah SD di Kabupaten Malang yang berisi klarifikasi terkait tuduhan tersebut. Dalam surat itu, terdapat tiga poin utama yang menepis dugaan pungli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Poin pertama menjelaskan bahwa pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 untuk Ruang Kelas Baru (RKB) dilakukan secara swakelola dengan bantuan dari konsultan. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran berjalan sesuai prosedur dan tidak melibatkan pihak ketiga di luar ketentuan.

Poin kedua menyebut bahwa pekerjaan proyek pembangunan SD tidak dikerjakan oleh pihak bernama Miftah, yang merupakan menantu Langgeng Supriyanto. Tuduhan keterlibatan keluarga dalam proyek tersebut ditepis secara langsung dalam pernyataan ini.

Poin terakhir menegaskan bahwa Langgeng tidak melakukan pungutan liar atau tindakan pemerasan terhadap kepala sekolah di Kabupaten Malang.

“Dengan surat pernyataan ini, kami tegaskan tidak ada praktik pungutan kepada sekolah,” tegas Langgeng.

Menanggapi surat yang dilayangkan oleh PusDek, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang juga memberikan klarifikasi resmi. Plh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Rosyta Dewi, menyatakan bahwa program DAK 2024 jenjang SD telah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

“Kami menghargai perhatian dan kepedulian PusDek terhadap integritas dan transparansi pengelolaan pendidikan di Kabupaten Malang,” ungkap Rosyta.

Lebih lanjut, Rosyta menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Inspektorat Kabupaten Malang untuk menelusuri dan menyelesaikan masalah tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program pendidikan.

Dugaan PusDek dan Respons Dinas Pendidikan
PusDek sebelumnya menyebut bahwa dugaan pungli dilakukan oleh seorang oknum yang berinisial “LS” terhadap kepala sekolah SD di Kabupaten Malang. Dugaan ini menjadi sorotan publik karena menyangkut integritas dan pengelolaan anggaran pendidikan.

Namun, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Malang melalui surat resmi menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar. Langkah-langkah koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Inspektorat, menunjukkan komitmen dinas dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Melalui klarifikasi ini, Dinas Pendidikan berharap isu tersebut tidak lagi menjadi polemik di tengah masyarakat dan mengapresiasi semua pihak yang peduli terhadap pengelolaan pendidikan di Kabupaten Malang.

Berita Terkait

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat
Pesan Sosial Halal Bi Halal
Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional
Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak
Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit
Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda
Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah
Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Pesan Sosial Halal Bi Halal

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:27 WIB

Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:02 WIB

Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak

Senin, 15 Desember 2025 - 14:10 WIB

Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit

Rabu, 26 November 2025 - 17:25 WIB

Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:17 WIB

Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 12:10 WIB

Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terbaru