Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, PENAJATIM – Sekitar 400 mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) mendapat injeksi motivasi dalam kuliah tamu Departemen Bisnis dan Perhotelan, Rabu (25/2/2026).

Kegiatan ini tidak sekedar berbagi pengalaman, namun juga menanamkan pentingnya mentalitas global tanpa melupakan identitas dan kebangsaan.

Dosen UB, Mukhammad Kholid Mawardi, menyampaikan bahwa kuliah tamu ini sengaja menghadirkan sosok inspiratif seperti Ira Puspadewi untuk membuka wawasan mahasiswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, mahasiswa vokasi perlu memiliki pola pikir global agar mampu bersaing di tingkat internasional. Namun, ia mengingatkan bahwa kesempatan berkarier di luar negeri tidak dapat membuat generasi muda melupakan tanggung jawab terhadap Indonesia.

“Mahasiswa harus punya pola pikir global, tapi tetap memegang nilai-nilai lokal. Jangan lelah mencintai Indonesia,” ujarnya.

Kholid juga menekankan bahwa banyak pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan melalui beasiswa yang bersumber dari dana negara. Oleh karena itu, ada kewajiban moral untuk berkontribusi kembali bagi bangsa.

“Beasiswa itu berasal dari pajak rakyat Indonesia. Jadi sudah sepatutnya kita memberi kontribusi, meskipun nanti berkarier di luar negeri,” tegasnya.

Sementara itu, Ira Puspadewi membagikan pengalaman panjang berkarier selama lebih dari 17 tahun di perusahaan ritel global asal Amerika Serikat. Ia menilai, kemampuan intelektual bukanlah kelemahan utama SDM Indonesia.

Justru, menurutnya, tantangan terbesar terletak pada mentalitas untuk bersaing di tingkat global.

“Orang Indonesia itu pintar-pintar, tapi mental untuk menjadi warga global masih tertinggal dibandingkan negara lain seperti India atau Filipina,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, banyak tenaga kerja dari negara lain yang berani tampil percaya diri di panggung dunia, termasuk di pusat teknologi seperti Silicon Valley. Sementara itu, sebagian orang Indonesia masih terkendala rasa minder, terutama dalam komunikasi aktif dan keberanian mengambil peluang.

Selain itu, Ira juga menyoroti faktor ketahanan mental, termasuk kesiapan untuk hidup jauh dari keluarga saat berkarier di luar negeri. Padahal menurutnya, perkembangan teknologi saat ini telah mempermudah lintas negara.

“Sekarang video call bisa kapan saja. Jadi hambatannya bukan lagi teknologi, tapi mental,” katanya.

Ia pun mengajak mahasiswa untuk mulai membangun mental kompetitif dan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia. Baginya, apa pun profesi yang dijalani di luar negeri, tujuan utamanya tetap sama: membawa nama baik Indonesia.

“Dimanapun kita ikut berkarya, yang penting bisa membuat Indonesia bangga. Kalau nama Indonesia harum, kesejahteraan kita juga akan terangkat,” tandasnya

Berita Terkait

Tape Banjarsari Menembus Pasar Hong Kong, 187 Pelaku Usaha Bergerak dalam Satu Klaster
Kopdar 50 BRILink Agen, BRI Malang Soekarno Hatta Perkuat Koordinasi
Kemitraan BRI dan UM Meluas, dari Payroll hingga Dukungan Mobilitas Kampus
Kolaborasi BRI dan UNIPAR Jember Perkuat Program Wirausaha Mahasiswa Disabilitas
BRI Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 300 Siswa Malang, Penyerahan Digelar saat Sumpah Pemuda
Pertanian dan Perdagangan Serap Mayoritas KUR BRI Kepanjen Rp 496 Miliar
Perkuat Ekonomi Lokal, BRI Nganjuk Integrasikan Layanan Perbankan dengan KDKMP
Herwansyah: BRI Kepanjen Siapkan Layanan Perbankan Sesuai Kebutuhan Pengadilan Agama Kabupaten Malang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:45 WIB

Tape Banjarsari Menembus Pasar Hong Kong, 187 Pelaku Usaha Bergerak dalam Satu Klaster

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Kopdar 50 BRILink Agen, BRI Malang Soekarno Hatta Perkuat Koordinasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Kolaborasi BRI dan UNIPAR Jember Perkuat Program Wirausaha Mahasiswa Disabilitas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:59 WIB

BRI Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 300 Siswa Malang, Penyerahan Digelar saat Sumpah Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Pertanian dan Perdagangan Serap Mayoritas KUR BRI Kepanjen Rp 496 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, BRI Nganjuk Integrasikan Layanan Perbankan dengan KDKMP

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Herwansyah: BRI Kepanjen Siapkan Layanan Perbankan Sesuai Kebutuhan Pengadilan Agama Kabupaten Malang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Hari Santri Jadi Momentum BRI Region 13 Malang Perluas Dukungan untuk Pesantren

Berita Terbaru