UB Kukuhkan Empat Profesor Baru, Hadirkan Inovasi dari Kesehatan hingga Hukum Pidana Anak

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

hukumindonesia.online/ – Universitas Brawijaya (UB) Malang kembali menorehkan capaian akademik dengan mengukuhkan empat profesor baru pada Rabu (20/8/2025). Pengukuhan yang berlangsung di Gedung Samantha Krida ini menandai bertambahnya jumlah guru besar aktif di kampus tersebut, sekaligus memperkuat posisi UB sebagai salah satu perguruan tinggi dengan kontribusi riset terbesar di Indonesia.

Empat profesor yang dikukuhkan yakni Lailil Muflikhah dari Fakultas Ilmu Komputer, Siti Asmaul Mustaniroh dari Fakultas Teknologi Pertanian, Sujarwoto dari Fakultas Ilmu Administrasi, serta Nurini Aprilianda dari Fakultas Hukum. Keempatnya menghadirkan gagasan baru yang dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, mulai dari kesehatan presisi, transformasi UMKM, hingga isu perlindungan anak.

Dalam orasinya, Prof. Lailil menyoroti tantangan dunia medis yang masih kesulitan mendeteksi penyakit kronis secara dini. Ia menilai diagnosis berbasis data tunggal tidak cukup menggambarkan kondisi pasien yang kompleks.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukti empiris menunjukkan bahwa prediksi risiko berbasis data tunggal (seperti hanya genomik atau hanya klinis) memiliki keterbatasan dalam menggambarkan kondisi kompleks pasien,” ujarnya.

Sebagai terobosan, Lailil memperkenalkan inovasi bertajuk Prima atau Personalized Medicine, sebuah pendekatan pengobatan yang menggabungkan data klinis, genetik, dan citra medis dengan teknologi pembelajaran mesin. Menurutnya, metode ini bisa mempercepat diagnosis sekaligus menyesuaikan terapi dengan kondisi masing-masing pasien.

Sementara itu, Prof. Siti Asmaul Mustaniroh yang menjadi profesor aktif ke-31 di FTP, menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengembangan UMKM. Ia merancang Model SIPs-KUMKM, sebuah sistem berbasis website yang menyajikan data real-time untuk membantu pelaku usaha dalam analisis mutu, mitigasi risiko, perencanaan finansial, hingga strategi bisnis berkelanjutan.

Berbeda dengan keduanya, Prof. Sujarwoto menawarkan gagasan di ranah pelayanan publik. Melalui platform SMARThealth, ia mengusulkan model layanan kesehatan primer berbasis nilai yang inklusif serta memanfaatkan teknologi digital. “SMARThealth ini mengintegrasikan prinsip manajemen pelayanan publik berbasis nilai,” jelasnya.

Dari bidang hukum, Prof. Nurini Aprilianda mengangkat problematika peradilan pidana anak yang kerap menempatkan hak anak pelaku dan korban dalam posisi yang berseberangan. Ia memperkenalkan The Dual Balance Model, sebuah pendekatan yang berusaha menyeimbangkan perlindungan terhadap anak pelaku sekaligus memastikan hak korban tetap terjamin.

Dengan bertambahnya empat guru besar ini, UB kini semakin mempertegas perannya sebagai pusat riset dan inovasi yang berorientasi pada solusi nyata untuk masyarakat. Hingga Agustus 2025, UB telah memiliki lebih dari 200 profesor aktif yang konsisten berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan bangsa.

Berita Terkait

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat
Pesan Sosial Halal Bi Halal
Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional
Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak
Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit
Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda
Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah
Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Pesan Sosial Halal Bi Halal

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:27 WIB

Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:02 WIB

Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak

Senin, 15 Desember 2025 - 14:10 WIB

Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit

Rabu, 26 November 2025 - 17:25 WIB

Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:17 WIB

Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 12:10 WIB

Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terbaru