PT Matahari Sakti Gaet Universitas Brawijaya, Dorong Riset Akuakultur dan Cetak SDM Andal

Sabtu, 28 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG, hukumindonesia.online/ – PT Matahari Sakti semakin serius membidik pengembangan industri akuakultur Tanah Air. Perusahaan pakan ternama ini resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Brawijaya (UB) pada Kamis (26/6/2025), menandai langkah strategis sinergi antara dunia usaha dan perguruan tinggi.

Tak sekadar teken MoU, PT Matahari Sakti juga memperkenalkan produk pakan udang dan ikan terbaru, sekaligus mengumumkan pemenang lomba nasional budidaya ikan lele.

“PT Matahari Sakti sudah 37 tahun memproduksi pakan udang, ikan budidaya, hingga pakan hewan peliharaan. Distribusi kami menjangkau seluruh Indonesia, bahkan diekspor ke Filipina, Malaysia, Solomon, Korea, dan Uganda,” ujar Puspita Dewi Prijadi, Pendiri sekaligus Pemilik PT Matahari Sakti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puspita menegaskan industri akuakultur masih berhadapan dengan tantangan serius, terutama penyakit udang yang kerap memangkas produksi. Meski begitu, derasnya investasi asing di sektor perikanan membuat masa depan industri ini tetap menjanjikan.

“Industri dan perguruan tinggi harus terus berkolaborasi agar bisa memperkuat industri nasional, menciptakan SDM berkualitas, inovasi teknologi, pengembangan industri, serta memperkuat pendidikan dan riset,” tegas Puspita.

Hal senada disampaikan Vice Director PT Matahari Sakti, Ir. Purnomo. Ia mengakui sejak lama pihaknya menjalin kerja sama informal dengan Fakultas Perikanan UB, khususnya dalam riset budidaya udang.

“Industri nggak mungkin melakukan riset sendiri. Karena itu, kolaborasi dengan kampus seperti UB sangat penting, apalagi di sana banyak ahli. Industri dan kampus harus bersinergi membangun negeri,” kata Purnomo.

Purnomo menyebut kerja sama ini tak cuma soal riset, tapi juga mencakup pelatihan dan pendidikan untuk mencetak tenaga ahli di sektor perikanan.

“Kami juga mengundang para ahli UB untuk mendidik teknisi budidaya udang. Bahkan kami berencana riset bareng buat memetakan masalah akuakultur di Indonesia,” ujar Purnomo.

Pada kesempatan yang sama, PT Matahari Sakti menyerahkan donasi Rp50 juta untuk Dana Abadi Universitas Brawijaya.

Rektor UB, Prof. Widodo, mengapresiasi langkah ini. Ia menilai kemitraan perguruan tinggi dengan dunia industri seperti PT Matahari Sakti menjadi salah satu kunci percepatan inovasi.

“Perguruan tinggi harus jadi tempat riset bagi industri. Kami berterima kasih atas kerja sama ini, juga bantuan dana abadi,” tutur Prof. Widodo.

Dengan Dana Abadi UB yang sudah mencapai Rp50 miliar tahun lalu, Prof. Widodo optimistis target Rp77 miliar bisa tercapai pada 2025 dengan dukungan banyak pihak.

Sementara itu, Dekan Fakultas Perikanan UB, Prof. Dr. Sc. Asep Awaludin Prihanto, menyambut positif kolaborasi ini. Ia memastikan fakultasnya siap mendukung riset dan pengembangan SDM di bidang perikanan.

“Kami ingin riset kampus bisa nyambung ke masalah nyata di lapangan. Termasuk soal pengembangan SDM di pabrik, supaya dosen juga bisa mengeksplorasi lebih jauh,” ucap Prof. Asep.

Ia berharap mahasiswa Fakultas Perikanan UB mendapat peluang magang di PT Matahari Sakti agar lebih siap masuk dunia industri.

“Ini juga bagian dari Kampus Berdampak. Sekarang kampus harus memberi dampak nyata ke industri dan masyarakat,” tutup Prof. Asep.

Berita Terkait

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat
Pesan Sosial Halal Bi Halal
Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional
Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak
Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit
Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda
Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah
Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Pesan Sosial Halal Bi Halal

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:27 WIB

Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:02 WIB

Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak

Senin, 15 Desember 2025 - 14:10 WIB

Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit

Rabu, 26 November 2025 - 17:25 WIB

Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:17 WIB

Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 12:10 WIB

Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terbaru