OJK Edukasi Ratusan PMI Malang Agar Mampu Kelola Keuangan dan Terhindar Penipuan

Jumat, 27 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, hukumindonesia.online/ – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang memberikan edukasi literasi keuangan kepada 200 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Malang di Kepanjen, Kamis (26/6/2025). Kegiatan ini bertujuan agar para PMI mampu mengelola keuangan secara bijak dan terhindar dari berbagai penipuan.

“Kami tidak ingin hasil kerja keras PMI hilang sia-sia hanya karena kurang memahami pengelolaan keuangan,” ujar Kepala OJK Malang, Farid Faletehan.

Berdasarkan data Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kabupaten Malang masuk lima besar daerah asal PMI terbanyak per Mei 2025. Sementara hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia baru mencapai 66,46 persen, sedangkan inklusi keuangan sudah berada pada angka 80,51 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih ada sekitar 14 persen masyarakat yang menggunakan produk keuangan tetapi belum memahami cara kerjanya. Kondisi ini membuat mereka rentan menjadi korban penipuan,” jelas Farid.

Acara ini juga menjadi bagian dari Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025. Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Malang, Prasetyani Arum Anggorowati, yang mengapresiasi inisiatif OJK.

“Semoga edukasi ini benar-benar bermanfaat sehingga penghasilan PMI dapat dikelola secara tepat,” kata Prasetyani.

Selain materi dari OJK, PMI juga memperoleh informasi mengenai perencanaan keuangan dari perencana keuangan bersertifikat, serta pengenalan produk BPJS Ketenagakerjaan, tabungan, KPR, dan layanan perbankan digital.

Melalui edukasi ini, OJK berharap para PMI semakin percaya diri dalam mengatur keuangan, terhindar dari penipuan, dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga serta perekonomian daerah.

Berita Terkait

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat
Pesan Sosial Halal Bi Halal
WFH ASN Dinilai Bukan Sekadar Efisiensi, Akademisi Soroti Isyarat Tekanan Ekonomi
Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki
Moncer di Segmen Non Subsidi, Podorukun Raih Penghargaan dari BSN Atas Realisasi KPR Tertinggi
Djoko Prihatin Anugerahkan KADIN Award 2026, Apresiasi Tokoh Penggerak Ekonomi dan Investasi Kota Malang
HIPMI Kota Malang Tegaskan Dukungan Jawa Timur Jadi Tuan Rumah Munas XVIII
Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Pesan Sosial Halal Bi Halal

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:36 WIB

WFH ASN Dinilai Bukan Sekadar Efisiensi, Akademisi Soroti Isyarat Tekanan Ekonomi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:09 WIB

Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki

Senin, 9 Maret 2026 - 15:30 WIB

Moncer di Segmen Non Subsidi, Podorukun Raih Penghargaan dari BSN Atas Realisasi KPR Tertinggi

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:00 WIB

Djoko Prihatin Anugerahkan KADIN Award 2026, Apresiasi Tokoh Penggerak Ekonomi dan Investasi Kota Malang

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:53 WIB

HIPMI Kota Malang Tegaskan Dukungan Jawa Timur Jadi Tuan Rumah Munas XVIII

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:27 WIB

Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional

Berita Terbaru