King’s College London Hadir di Malang, Langkah Nyata Dongkrak SDM Digital Indonesia

Jumat, 30 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, hukumindonesia.online/ – Proyek kerja sama pendidikan global kini resmi mendarat di Kabupaten Malang. King’s College London (KCL), salah satu universitas top dunia, membuka program pascasarjana di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. Inisiatif besar ini diyakini akan mendorong percepatan penguatan sumber daya manusia, terutama dalam bidang ekonomi digital dan teknologi masa depan.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, menyebut bahwa kehadiran KCL di Malang bukan ide baru. Ia mengatakan, gagasan ini telah dirintis sejak tiga tahun lalu dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Terima kasih kepada Duta Besar Inggris dan juga kepada Pak David Santoso, CEO KEK Singhasari, yang telah mengawal proses ini dengan komitmen luar biasa. Ini adalah bagian dari strategi kita untuk memperkuat kapasitas intelektual generasi muda, tidak hanya di Jatim, tapi juga di seluruh Indonesia,” ujar Fauzan saat peresmian berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Fauzan, program internasional seperti ini sangat penting untuk menyiapkan SDM unggul menuju era Indonesia Emas 2045. Kementeriannya, lanjut dia, memberikan dukungan penuh terhadap hadirnya King’s College London di KEK Singhasari.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang turut hadir dalam acara peresmian, menegaskan bahwa kepercayaan KCL kepada Jatim bukanlah sesuatu yang datang secara instan.

“Proses ini panjang. Dan hari ini kita melihat hasilnya. Mereka percaya pada Jatim dan memilih KEK Singhasari sebagai basis pembelajaran hybrid mereka. Ini bukan hal yang mudah,” ujar Khofifah.

Khofifah menilai kehadiran KCL sebagai langkah konkret untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM nasional. Menurutnya, alih-alih menunggu perguruan tinggi dalam negeri masuk ke jajaran 100 besar dunia, kolaborasi dengan kampus peringkat 40 dunia ini merupakan cara cepat untuk “mencangkok” kualitas pendidikan global.

“Kalau tidak lewat cara ini, saya sulit membayangkan kapan kita akan menyamai capaian akademik global. Ini strategi lompatan,” ujarnya.

Khofifah juga menyebutkan bahwa saat ini kontribusi sektor industri manufaktur di Jatim sudah mencapai 35 persen terhadap PDRB, lebih tinggi dari target nasional 2045 sebesar 30 persen. Karena itu, program Master Degree dari KCL yang berfokus pada ekonomi digital dan masa depan digital dianggap sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

“Kami berharap dukungan dari Kementerian Keuangan melalui skema beasiswa LPDP, karena seluruh proses rekrutmen akan dilakukan langsung oleh King’s College London,” tambah Khofifah.

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, menilai kolaborasi ini merupakan wujud nyata dari kemitraan strategis antara Indonesia dan Inggris, khususnya dalam bidang pendidikan.

“Pendidikan menjadi agenda penting saat Presiden Prabowo bertemu dengan Perdana Menteri kami tahun lalu di London. Proyek ini menjadi bukti dari komitmen kami dalam mendukung pembangunan SDM Indonesia,” kata Jermey.

Ia berharap KEK Singhasari bisa menjadi pusat pengembangan digital yang memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem global. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat membuka jalan bagi kemitraan yang lebih luas antara kedua negara.

“Program pascasarjana yang ditawarkan di sini, khususnya yang berfokus pada ekonomi digital dan masa depan digital, sangat kami harapkan bisa menjadi motor penggerak perubahan. Kami ingin hubungan Indonesia dan Inggris semakin erat demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Kehadiran King’s College London di Malang tidak hanya menjadi prestasi lokal, tetapi juga simbol dari kesiapan Jawa Timur menyambut masa depan pendidikan dan ekonomi digital di kancah global.

Berita Terkait

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat
Pesan Sosial Halal Bi Halal
Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional
Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak
Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit
Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda
Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah
Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Pesan Sosial Halal Bi Halal

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:27 WIB

Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:02 WIB

Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak

Senin, 15 Desember 2025 - 14:10 WIB

Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit

Rabu, 26 November 2025 - 17:25 WIB

Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:17 WIB

Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 12:10 WIB

Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terbaru