Bantu Penderita Dermatitis Atopik, Tim UMM Bikin Bathbomb Berkhasiat

Minggu, 8 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VoJ – Anak muda selalu memiliki kreativitas untuk melahirkan inovasi. Hal itu pula yang dilakukan tim mahasiswa Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) yang menciptakan bathbomb untuk pengobatan dermatitis atopik. Inovasi ini berhasil menyabet juara 3 PKM RE di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah Tingkat Nasional (Pimtanas) 2024. Adalah Fricilia Nur Syahada, Nabila Nur Jasmine, Nafisatuz Zain, dan Permata Shafa Salsabila dari prodi Farmasi yang mengembangkannya. Dibantu Anugrah Wahyu Pribadi mahasiswa prodi Aquakultur.

Nabila menjelaskan, lomba PKM kategori RE ini merupakan jenis perlombaan yang menghasilkan suatu produk melalui riset dan proses pengujian. Dari situ, muncul sebuah hasil yang nantinya dapat dituangkan kedalam suatu produk. Terkait khasiat dari produknya, Nabila mengatakan bahwa selama ini penderita penyakit kulit eksim atau dermatitis atopik ini harus rutin menggunakan pelembab setiap hari. Padahal menurutnya hal itu kurang efektif karena penggunaannya tidak dilakukan secara menyeluruh. Penggunaan pelembab untuk pengobatan penyakit kulit eksim yang tidak konsisten akan menurunkan kadar kesembuhan penderitanya.

“Hal itulah yang melatarbelakangi kami untuk mengembangkan sediaan bathbomb yang berasal dari bahan Mackarel Oil dan juga Black Seed Oil. Bathbomb ini mampu memberikan efek terapi bagi penderitanya, apalagi produk ini bisa dengan mudah menjangkau bagian-bagian tubuh,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun pemilihan bahan mackarel oil dan black seed oil untuk sediaan bathbomb bukan tanpa alasan. Keduanya mampu meredakan gejala gatal-gatal, juga sebagai anti bakteri dan flamasi, hingga mengandung omega 3 yang bagus untuk regenerasi kulit. Meski begitu, ada beberapa tantangan dalam proses pembuatannya. Salah satunya terbatasnya penelitian terkait sediaan bathbomb yang mampu dijadikan terapi penyakit kulit, serta pemilihan mackarel oil dari ikan tenggiri yang dianggap berbeda dan baru.

“Penggunaan bathbomb ini cukup mudah. Pengguna cukup menyiapkan ember ataupun bathtub yang berisi air kemudian memasukkan bathbomb tersebut. Kemudian akan muncul efek gelembung busa dan siap untuk digunakan,” jelasnya.

Mereka juga sudah melakukan uji coba pada telur ayam. Hasilnya, efek daya iritasi yang dialami cukup kecil, yakni pada formula 1 atau 1:3 Black Seed Oil dan Mackarel. Maka, dapat dikatakan dikatakan inovasi bathbomb ini sudah positif mengandung anti bakteri dan juga anti iritasi. “Harapannya bathbomb ini dapat terus dikembangkan dan juga bermanfaat bagi para penderita penyakit kulit eksim. Semoga dalam dua atau tiga tahun ke depan, bathbomb ini bisa diuji farmatologi yang lebih memadai dan diujikan kepada hewan ataupun manusia. Jadi, ketika lolos maka produk ini bisa diedarkan ke masyarakat,” katanya.

Berita Terkait

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat
Pesan Sosial Halal Bi Halal
Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional
Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak
Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit
Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda
Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah
Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Pesan Sosial Halal Bi Halal

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:27 WIB

Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:02 WIB

Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak

Senin, 15 Desember 2025 - 14:10 WIB

Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit

Rabu, 26 November 2025 - 17:25 WIB

Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:17 WIB

Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 12:10 WIB

Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terbaru