Mahasiswa FIA UB Mulai KKN di Bululawang, Camat Sunardi Minta Aktif Berbaur dan Bantu Desa

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, hukumindonesia.online/ – Puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) resmi diterjunkan ke Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kegiatan pembukaan yang digelar pada Senin (30/6/2025) itu dihadiri jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), para kepala desa dari delapan desa lokasi KKN, serta dosen pembimbing lapangan.

Aulia Luqman Aziz, selaku dosen pembimbing sekaligus koordinator kecamatan, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak kecamatan yang telah menyambut baik kehadiran mahasiswa UB.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan arahan dari Bapak dan Ibu sekalian. Kesuksesan program KKN tak lepas dari kerja sama semua pihak. Kami berharap anak-anak kami ini bisa dibimbing, diberikan ruang belajar, sekaligus turut berkontribusi nyata di tengah masyarakat,” tutur Luqman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luqman juga berpesan agar para mahasiswa selalu menjaga sikap selama berada di desa. “Jadilah pribadi yang terbuka, mau belajar, dan siap membaur. Jangan ragu mengenal kearifan lokal, karena di situlah kalian akan merasakan esensi KKN sebagai bentuk pengabdian sekaligus pembelajaran yang bermakna,” tambahnya.

Camat Bululawang, Sunardi, S.Sos., turut memberikan wejangan penting kepada para mahasiswa. Ia menekankan agar mahasiswa bisa cepat menyesuaikan diri dengan budaya masyarakat desa serta terlibat aktif dalam kegiatan pemberdayaan.

“Tinggalkan kebiasaan lama. Sesuaikan diri dengan kultur warga. Masyarakat punya ekspektasi tinggi terhadap mahasiswa karena dianggap memiliki pengetahuan dan wawasan yang bisa membantu mereka,” ujarnya.

Sunardi juga memaparkan dua program strategis yang menjadi fokus pembangunan di wilayah Bululawang, yaitu penguatan Koperasi Merah Putih dan optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Seluruh desa di Kabupaten Malang sudah punya koperasi Merah Putih. Akta pendiriannya pun sudah diserahkan secara simbolis di pendapa kabupaten. Sekarang tantangannya bagaimana menghidupkan BUMDes yang selama ini masih kesulitan menggali potensi ekonomi desa. Kami butuh masukan dan inovasi dari adik-adik mahasiswa,” jelas Sunardi.

Tak hanya itu, Sunardi juga mengingatkan para kepala desa untuk cermat dalam mendukung program KKN, khususnya terkait penggunaan dana desa.

“Kalau mau membantu lewat dana desa, tolong pastikan pengelolaannya sesuai aturan. Semua diatur dalam undang-undang dan peraturan menteri. Jangan sampai ada pengeluaran yang melenceng dari Rencana Anggaran karena bisa menjadi temuan saat pemeriksaan,” tegasnya.

Menariknya, Sunardi yang juga merupakan alumni Universitas Brawijaya, mengaku bangga karena bisa kembali berjumpa dengan mahasiswa almamaternya.

“Saya sendiri lulusan UB. Anak pertama saya juga sudah lulus Akuntansi UB, sedangkan anak kedua saat ini kuliah di FIA. Jadi kita ini sama-sama keluarga UB. Tolong jaga nama baik kampus kita,” pesannya.

Sementara itu, Nova Sabrina Dinar, Koordinator Mahasiswa KKN Kecamatan Bululawang, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak kecamatan dan desa yang telah banyak membantu sejak tahap awal persiapan.

“Atas nama teman-teman mahasiswa, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pak Camat Bululawang dan para kepala desa atas bimbingan dan fasilitas yang diberikan sejak persiapan pra-KKN. Mohon arahan agar kegiatan kami di delapan desa ini berjalan tepat sasaran dan lancar,” ujar Nova.

Program KKN di Kecamatan Bululawang dijadwalkan berlangsung selama 30 hari, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan tata kelola pemerintahan desa, serta penguatan potensi ekonomi lokal yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi warga.

Berita Terkait

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat
Pesan Sosial Halal Bi Halal
Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional
Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak
Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit
Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda
Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah
Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Pesan Sosial Halal Bi Halal

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:27 WIB

Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:02 WIB

Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak

Senin, 15 Desember 2025 - 14:10 WIB

Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit

Rabu, 26 November 2025 - 17:25 WIB

Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:17 WIB

Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 12:10 WIB

Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terbaru