TPA Supit Urang Picu Masalah Air Bersih, Wali Kota Malang Pilih Opsi Lain Selain Sumur Artesis

Minggu, 1 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, hukumindonesia.online/ – Wacana pembangunan sumur artesis di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang untuk mengatasi krisis air bersih bagi warga terdampak tak lagi jadi prioritas. Penjabat Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menilai solusi tersebut belum tentu aman dan justru berisiko mencemari air tanah akibat rembesan sampah.

“Memang sumur artesis terlihat menjanjikan, tapi jaraknya dengan timbunan sampah sangat dekat. Kalau kedalamannya tertentu, kita khawatir airnya malah tercemar,” tegas Wali Kota Malang belum lama ini.

Alih-alih memaksakan proyek senilai hampir Rp1 miliar yang belum tentu efektif, Wahyu memilih pendekatan yang lebih realistis. Selain biaya yang besar dan kebutuhan hibah lahan, menurut Wahyu, pelaksanaan sumur artesis juga sulit diwujudkan karena waktu penyusunan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) yang sempit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisi anggaran kita sedang efisiensi. Kalau masuk PAK, waktunya sudah mepet. Perlu persetujuan DPRD juga, jadi belum memungkinkan,” jelasnya.

Untuk sementara, Pemkot Malang telah menggandeng Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dari dua wilayah—Kota dan Kabupaten Malang—untuk mencari titik temu penyediaan air bersih yang lebih cepat dan aman.

“Solusinya lebih enak kalau PDAM Kota dan Kabupaten duduk bersama. Jadi tanggung jawab penyediaan air bersih bisa lebih jelas dan pasti,” kata Wahyu.

Upaya kolaboratif ini menurutnya lebih fleksibel jika menggunakan pendekatan bisnis ke bisnis (B2B) dibanding harus mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang prosesnya lebih rumit.

“Kalau lewat B2B, prosesnya lebih cepat karena nggak terlalu terikat regulasi. PDAM juga sudah survei dan lapor ke saya, Kabupaten juga sudah setuju. Kita tinggal menyepakati bentuk kerjasamanya,” ujarnya.

Diketahui, permasalahan air bersih di sekitar TPA Supit Urang sudah lama menjadi keluhan warga. Selain dampak dari tumpukan sampah, kondisi geografis wilayah tersebut juga menyulitkan akses air bersih secara mandiri.

Kini, Pemerintah Kota Malang sedang merancang alternatif penyediaan air bersih yang lebih aman, efisien, dan tidak membahayakan kualitas lingkungan.

Berita Terkait

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi
Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap
DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas
Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat
Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi
Beringin FC Bersama AMPG Jawa Timur Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak Yatim di Surabaya
Gerakan Jombang Berinfaq Resmi Diluncurkan, Bupati Warsubi Santuni 1.000 Anak Yatim di Masjid Agung
Bapak Inovasi Digital Warsubi Antar Jombang Masuk 16 Besar Nasional Pengelolaan Sampah 2026

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:12 WIB

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:01 WIB

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:25 WIB

Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:29 WIB

Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:59 WIB

Beringin FC Bersama AMPG Jawa Timur Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak Yatim di Surabaya

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:47 WIB

Gerakan Jombang Berinfaq Resmi Diluncurkan, Bupati Warsubi Santuni 1.000 Anak Yatim di Masjid Agung

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:36 WIB

Bapak Inovasi Digital Warsubi Antar Jombang Masuk 16 Besar Nasional Pengelolaan Sampah 2026

Berita Terbaru