Pandawa: Restoran Garam Merica Sydney Bertransformasi dengan Identitas Baru

Senin, 9 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Restoran Garam Merica Sydney kini resmi mengubah namanya menjadi Pandawa Restoran Indonesia

Restoran Garam Merica Sydney kini resmi mengubah namanya menjadi Pandawa Restoran Indonesia

hukumindonesia.online/ – Setelah lebih dari dua tahun melayani pecinta kuliner di Australia, Restoran Garam Merica Sydney kini resmi mengubah namanya menjadi Pandawa Restoran Indonesia. Pergantian nama ini tidak sekadar perubahan label, melainkan juga sebuah langkah untuk memperkenalkan kembali kuliner Indonesia dengan semangat baru yang lebih dekat dengan masyarakat setempat.

Terletak di jantung kota Sydney, tepatnya di 220 Pitt Street, Sydney CBD, Pandawa hadir dengan desain dan identitas baru yang tetap setia pada cita rasa autentik masakan Nusantara. Perubahan ini, menurut para pendirinya, bertujuan untuk memudahkan pengucapan dan sekaligus menarik perhatian pelanggan lokal yang semakin bertambah setiap harinya. Nama “Pandawa” dipilih bukan hanya karena kemudahan pelafalannya, tetapi juga sebagai simbol dari semangat pantang menyerah dan komitmen terhadap nilai-nilai integritas yang mendalam.

Restoran Garam Merica Sydney kini resmi mengubah namanya menjadi Pandawa Restoran Indonesia

Salah satu pendiri Pandawa, Antonius Auwyang, menjelaskan bahwa perubahan ini juga berfokus pada menciptakan pengalaman kuliner yang lebih menyatu dengan masyarakat lokal, tanpa meninggalkan akar tradisional Indonesia yang sudah dikenal luas. Dengan kapasitas lebih dari 150 tempat duduk, serta ruang VIP untuk berbagai acara, restoran ini siap menawarkan suasana nyaman dan pelayanan terbaik bagi para pengunjungnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pandawa telah mendapatkan pengakuan yang luar biasa dari para pelanggannya. Di platform Google, restoran ini berhasil meraih lebih dari 3.900 ulasan dengan rating yang mengesankan, yaitu 4.9. Ini menjadikannya salah satu restoran Indonesia paling direkomendasikan di Sydney, yang tidak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga sebuah tempat yang mewakili keberagaman budaya Indonesia di luar negeri.

Didirikan oleh trio pemilik: Sugiarto Wijono, Lily Tenacious Wijono, dan Antonius Auwyang, Pandawa terus berpegang pada visi mereka untuk membawa masakan Indonesia yang kaya rasa dan budaya ke panggung internasional. “Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas rasa dan pelayanan dengan standar tertinggi, sebagai bentuk dedikasi kami terhadap budaya Indonesia,” kata Sugiarto Wijono, yang menegaskan bahwa mereka ingin menghadirkan pengalaman kuliner Indonesia yang autentik namun tetap relevan bagi konsumen internasional.

Pandawa juga dikenal sebagai pelopor Nasi Bungkus di Australia, yang menjadi salah satu menu andalan yang paling digemari. Selain Nasi Bungkus Pandawa, restoran ini juga menyajikan beragam masakan Indonesia klasik lainnya seperti Nasi Padang, Bakso Pandawa, Nasi Goreng Jawa, Mie Goreng, hingga Sate Ayam Tretes. Tidak ketinggalan, varian penyetan dan geprek seperti Iga Penyet dan Ayam Geprek juga menjadi favorit para pengunjung. Semua menu ini disajikan dengan bahan-bahan segar setiap hari untuk mempertahankan cita rasa yang autentik dan khas.

Untuk melengkapi pengalaman kuliner, Pandawa juga menyediakan berbagai pencuci mulut khas Indonesia seperti Es Doger, Es Cendol, Es Cincau, dan Burjo (Bubur Kacang Ijo), yang siap memanjakan lidah pelanggan setelah menikmati hidangan utama.

Restoran Pandawa beroperasi setiap hari dengan jam buka Senin hingga Sabtu, pukul 12.00–21.00 dan Minggu pukul 11.30–21.00 waktu setempat. Dengan demikian, Pandawa terus menjadi pilihan utama bagi siapa pun yang merindukan cita rasa masakan Indonesia di Australia.

“Loyalitas kami terhadap masakan Indonesia adalah salah satu bentuk nyata dari Tridharma Perguruan Tinggi yang kami terapkan, di mana kami tidak hanya memberikan pelayanan yang terbaik tetapi juga menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia,” ujar Lily Tenacious Wijono dengan penuh semangat. “Kami berharap Pandawa dapat terus menjadi tempat bagi siapa saja yang merindukan masakan Indonesia di Australia.”

Jadi, bagi Anda yang sedang merindukan masakan Indonesia di Sydney, Pandawa adalah jawabannya.

Berita Terkait

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim
Akhir Damai Polemik Wendit, Vendor Pastikan Pembayaran Telah Diselesaikan
Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap
Konten Promosi Pakai Video Almarhum Vidi Aldiano, Emy Aghnia Tuai Kecaman dan Sampaikan Permintaan Maaf
Friderica Widyasari Resmi Nahkodai OJK 2026-2031, Susunan Baru Dewan Komisioner Jadi Sorotan
Video Dugaan Oknum TNI Transaksi Narkoba di Berlan Jakarta Timur Viral saat Lebaran
Awas Penipuan Website Palsu Sovereign Bali Hotel Jelang Libur Lebaran
Mudik ke Turen? Ini 7 Rekomendasi Cafe Hits untuk Bukber & Halal Bihalal Lebaran 2026

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 22:49 WIB

Kombes Pol. R. Bagoes Wibisono Resmi Jabat Dirressiber Polda Metro Jaya, Jejaknya dari Madiun, Malang hingga Siber Jatim

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:01 WIB

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:06 WIB

Konten Promosi Pakai Video Almarhum Vidi Aldiano, Emy Aghnia Tuai Kecaman dan Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:58 WIB

Friderica Widyasari Resmi Nahkodai OJK 2026-2031, Susunan Baru Dewan Komisioner Jadi Sorotan

Senin, 23 Maret 2026 - 08:37 WIB

Video Dugaan Oknum TNI Transaksi Narkoba di Berlan Jakarta Timur Viral saat Lebaran

Minggu, 15 Maret 2026 - 04:36 WIB

Awas Penipuan Website Palsu Sovereign Bali Hotel Jelang Libur Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 01:58 WIB

Mudik ke Turen? Ini 7 Rekomendasi Cafe Hits untuk Bukber & Halal Bihalal Lebaran 2026

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:04 WIB

DPR Nilai Aturan Kolonial Tak Relevan, RUU Hukum Perdata Internasional Jadi Kebutuhan Mendesak

Berita Terbaru