Wali Kota Malang Dorong Kolaborasi Pekerja dan Pengusaha Demi Iklim Investasi yang Sehat

Selasa, 1 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, hukumindonesia.online/ — Peringatan Hari Buruh Internasional dimaknai Wali Kota Malang sebagai momen penguat kolaborasi antara pekerja dan pengusaha. Menurutnya, relasi harmonis antara keduanya bukan hanya soal upah atau hak kerja, tapi juga berkaitan langsung dengan laju investasi yang berdampak luas bagi ekonomi kota.

“Pengusaha dan pekerja itu tidak bisa dipisahkan. Mereka saling membutuhkan. Kalau hubungan mereka sehat, iklim investasi pasti ikut positif,” kata Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui usai agenda peringatan May Day, Rabu (1/5/2025).

Ia menegaskan bahwa suasana kerja yang kondusif jadi indikator penting bagi investor untuk menanamkan modalnya. Dan itu telah terbukti. Berdasarkan catatan Pemerintah Kota Malang, capaian investasi pada triwulan pertama 2025 sudah menyentuh angka Rp992 miliar dari target tahunan Rp1,6 triliun. Tahun sebelumnya, realisasi investasi juga melampaui target: dari target Rp1,4 triliun, Malang justru membukukan Rp2,8 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan angka kosong. Ini bukti nyata kalau kerja sama antara pengusaha dan pekerja di Kota Malang dijaga dengan baik,” lanjutnya.

Wahyu menyebut sektor perhotelan, kuliner, dan perumahan masih menjadi penyumbang tertinggi investasi. Lonjakan modal ini, lanjut dia, ikut mendorong penguatan sektor ketenagakerjaan.

Ia optimistis, selama relasi pekerja dan pengusaha tetap solid, angka investasi akan terus naik. “Karena investasi itu datang ke tempat yang nyaman dan aman,” ujarnya.

Tak hanya soal iklim usaha, pemerintah kota juga memperkuat peran sosialnya lewat berbagai program afirmatif, terutama bagi keluarga buruh dan pekerja rentan.

“Saya ingin anak-anak para pekerja bisa sekolah setinggi-tingginya. Kami punya program beasiswa untuk SD, SMP, sampai SMA. Dan mayoritas penerimanya adalah anak dari para buruh,” ucapnya.

Khusus untuk pekerja rentan, Wahyu memastikan program perlindungan sosial berupa BPJS Ketenagakerjaan akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan. Ia menyebut, pada pertengahan tahun ini, Peraturan Wali Kota yang mengatur perluasan cakupan BPJS akan mulai diterapkan, menargetkan 4.000 hingga 5.000 pekerja per tahun.

Di sisi lain, program Malang Idrek (Inklusif, Dinamis, Responsif, dan Kompeten) juga terus digenjot. Lewat program ini, masyarakat diberi akses pelatihan kerja sesuai dengan kebutuhan riil industri.

“Kadang perusahaan butuh tenaga komputer, tapi masyarakat nggak punya keahlian itu. Maka kami hadir untuk menjembatani. Kami latih mereka sampai punya sertifikat dan bisa langsung apply kerja,” jelasnya.

Wahyu juga menyebutkan bahwa pelatihan ini dirancang berdasarkan hasil musyawarah pembangunan di tingkat kelurahan. “Kita tanya ke perusahaan, mereka butuhnya apa. Kita sesuaikan pelatihannya. Jadi link and match-nya dapet.”

Dengan pendekatan yang menyeluruh, Wahyu berharap Kota Malang bisa menjadi kota ramah investasi yang tetap menjunjung tinggi kesejahteraan tenaga kerjanya.

Berita Terkait

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi
Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap
DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas
WFH ASN Dinilai Bukan Sekadar Efisiensi, Akademisi Soroti Isyarat Tekanan Ekonomi
Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki
Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat
Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi
Wacana Perppu Ekonomi Jadi Polemik, Kewenangan Satgas hingga Denda Damai Disorot

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:12 WIB

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:01 WIB

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:36 WIB

WFH ASN Dinilai Bukan Sekadar Efisiensi, Akademisi Soroti Isyarat Tekanan Ekonomi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:09 WIB

Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:25 WIB

Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:29 WIB

Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:17 WIB

Wacana Perppu Ekonomi Jadi Polemik, Kewenangan Satgas hingga Denda Damai Disorot

Berita Terbaru