FTP UB Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Lewat Digitalisasi Produk dan Kolaborasi UMKM

Rabu, 6 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG, hukumindonesia.online/ – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) melangkah nyata mewujudkan kampus berdampak dengan meresmikan Britech Store, platform penjualan daring untuk produk-produk inovasi mahasiswa dan dosen. Lewat program ini, FTP tak sekadar mengajarkan teori kewirausahaan, tapi benar-benar mendorong mahasiswa turun langsung membina pelaku UMKM.

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Prof. Yusuf Hendrawan, menegaskan bahwa era sekarang menuntut mahasiswa memiliki keahlian lebih dari sekadar akademik. Lewat Britech Store, mahasiswa diajak menyesuaikan diri dengan dunia digital marketing dan terlibat langsung dalam pengembangan sektor usaha mikro.

“Sekarang zamannya digital marketing, dan mahasiswa harus punya kompetensi itu. Karena 60 persen ekonomi Indonesia digerakkan oleh sektor informal, termasuk UMKM,” ujar Prof. Yusuf.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari visi besar Universitas Brawijaya sebagai World Class Entrepreneur University, dengan mencetak lebih banyak wirausaha di bidang teknologi pertanian. Tak hanya untuk menciptakan lapangan kerja, namun juga sebagai solusi atas meningkatnya pengangguran intelektual.

“Kalau kita punya seribu mahasiswa tiap tahun, dan satu orang menciptakan lima lapangan kerja, itu artinya 5.000 pekerjaan baru tercipta. Dampaknya luar biasa,” tegasnya.

Lewat kolaborasi dengan UMKM, mahasiswa FTP UB tak hanya belajar memasarkan produk secara digital, tapi juga mengenal sistem produksi, manajemen keuangan, hingga model bisnis. Sebanyak 93 produk inovasi mahasiswa ditampilkan dalam expo yang digelar bersamaan dengan Seminar Nasional bertema “Peranan Teknologi Pertanian dalam Pengembangan UMKM Indonesia”.

Pada kegiatan ini, FTP UB turut menggandeng Sariraya Group, perusahaan milik alumni UB yang kini berkiprah di Jepang. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang ekspor produk inovatif dari dosen dan mahasiswa ke pasar internasional.

“Mahasiswa kami sudah dibekali ilmu GMP, HACCP, K3, pengelolaan limbah, inovasi produk, dan banyak lagi. Semua itu akan menjadi bekal saat mereka membina atau membangun UMKM baru,” kata Prof. Yusuf.

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya, Prof. Imam Santoso, menyatakan bahwa kegiatan ini merepresentasikan semangat kampus berdampak seperti yang digagas oleh Menteri Pendidikan.

“Tiga kegiatan utama hari ini, yaitu seminar nasional, expo UMKM, dan pertemuan Forum Komunikasi Teknologi Pertanian Indonesia adalah bentuk kontribusi nyata UB terhadap pengembangan teknologi pertanian dan UMKM,” ungkap Prof. Imam.

Ia menambahkan, pertemuan para akademisi lintas kampus ini penting untuk merumuskan arah pengembangan teknologi pertanian yang relevan dan inovatif. Seminar nasional pun menjadi ajang diseminasi ilmu dan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu, Aries Setiawan, menyampaikan apresiasi terhadap langkah kolaboratif yang dilakukan FTP UB. Menurutnya, kegiatan ini berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan sektor UMKM di wilayahnya.

“Dari data BPS, 86 persen lebih Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Batu disumbang oleh sektor UMKM. Dengan kolaborasi ini, kreativitas dan inovasi mahasiswa bisa langsung dirasakan oleh pelaku usaha di daerah,” jelas Aries.

Ia menambahkan, hampir seribu pelaku UMKM di Kota Batu telah menerima manfaat dari pelatihan dan pembinaan yang diberikan mahasiswa FTP UB. Ke depan, Pemkot Batu tengah merancang program kelembagaan UMKM yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, berkat kolaborasi dengan UB.

Berita Terkait

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat
Pesan Sosial Halal Bi Halal
Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional
Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak
Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit
Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda
Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah
Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Pesan Sosial Halal Bi Halal

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:27 WIB

Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:02 WIB

Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak

Senin, 15 Desember 2025 - 14:10 WIB

Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit

Rabu, 26 November 2025 - 17:25 WIB

Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:17 WIB

Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 12:10 WIB

Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terbaru