DPRD Kota Malang Dukung Angkot Jadi Feeder TransJatim, Dorong Regulasi Demi Kesejahteraan Sopir

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, hukumindonesia.online/ – Gagasan pengoperasian angkutan pengumpan (feeder) untuk mendukung layanan Bus TransJatim di kawasan Malang Raya mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Malang. Wacana ini dinilai sebagai solusi konkret untuk memperbaiki sistem transportasi dan mengurai kemacetan yang masih jadi persoalan utama kota.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyebutkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah merancang sistem feeder dengan memanfaatkan angkutan kota (angkot) yang selama ini sudah beroperasi. “Konsepnya menggunakan angkot yang ada. Ini sedang disiapkan, dan kami tentu mendukung penuh karena bisa jadi jawaban atas masalah transportasi,” ujarnya.

Amithya menegaskan, pengembangan koridor Bus TransJatim memang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Namun, peran Pemkot Malang tetap penting dalam menyiapkan sarana pendukung, salah satunya adalah penyediaan feeder. “Pemkot tidak membuka koridor baru, tapi menyiapkan feeder berbasis armada yang sudah eksis, yaitu angkot,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat pentingnya peran feeder ini, DPRD Kota Malang mendorong pemerintah kota segera menyusun regulasi yang mengatur operasional angkutan pengumpan tersebut. Menurut Amithya, kejelasan payung hukum akan menjadi landasan pelaksanaan di lapangan sekaligus menjamin adanya manfaat langsung bagi para sopir angkot.

“Kami tidak ingin program ini justru menyusahkan. Harus ada regulasi yang bisa memberi dampak positif, terutama untuk kesejahteraan sopir angkot. Itu penting,” tegasnya.

Lebih dari sekadar mendukung TransJatim, kehadiran feeder dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas. Apalagi Kota Malang yang dikenal sebagai kota pelajar menjadi magnet bagi ribuan mahasiswa dari berbagai daerah setiap tahunnya.

“Kalau masyarakat bisa beralih ke transportasi publik yang nyaman dan terintegrasi, tentu jumlah kendaraan pribadi bisa ditekan, dan itu akan sangat membantu mengurangi kemacetan,” ucap Amithya.

Meski begitu, ia mengingatkan bahwa efektivitas feeder akan bergantung pada strategi perencanaan, terutama soal titik pemberhentian. Lokasi yang dipilih haruslah berada di kawasan strategis dan mudah dijangkau masyarakat.

“Titik-titik berhenti harus tepat. Idealnya berada di lokasi yang biasa jadi tempat kumpul masyarakat, supaya lebih mudah diakses,” pungkasnya.

Berita Terkait

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi
Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap
DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas
Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat
Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi
Beringin FC Bersama AMPG Jawa Timur Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak Yatim di Surabaya
Gerakan Jombang Berinfaq Resmi Diluncurkan, Bupati Warsubi Santuni 1.000 Anak Yatim di Masjid Agung
Bapak Inovasi Digital Warsubi Antar Jombang Masuk 16 Besar Nasional Pengelolaan Sampah 2026

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:12 WIB

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:01 WIB

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:25 WIB

Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:29 WIB

Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:59 WIB

Beringin FC Bersama AMPG Jawa Timur Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak Yatim di Surabaya

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:47 WIB

Gerakan Jombang Berinfaq Resmi Diluncurkan, Bupati Warsubi Santuni 1.000 Anak Yatim di Masjid Agung

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:36 WIB

Bapak Inovasi Digital Warsubi Antar Jombang Masuk 16 Besar Nasional Pengelolaan Sampah 2026

Berita Terbaru