Kursi di Jalur Pedestrian Ijen Dihilangkan, DPRD Kota Malang Dukung Langkah DLH

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi C DPRD Kota Malanh, Qnas Muttaqin. (Samanas.id)

Ketua Komisi C DPRD Kota Malanh, Qnas Muttaqin. (Samanas.id)

KOTA MALANG, hukumindonesia.online/ – Deretan kursi di sepanjang pedestrian Jalan Terusan Ijen yang tiba-tiba lenyap memicu perhatian publik. Namun, langkah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang yang mengangkut kursi-kursi tersebut justru mendapat dukungan penuh dari Komisi C DPRD Kota Malang.

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Anas Muttaqin menyatakan bahwa penghilangan kursi itu merupakan kebijakan yang tepat. Ia menilai selama ini keberadaan kursi di jalur pedestrian malah mengundang aktivitas yang tidak semestinya.

“Kami mendukung langkah DLH mengangkat seluruh kursi di kawasan Ijen. Ini penting untuk mengembalikan fungsi utama pedestrian,” kata Anas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Anas, jalur pedestrian seharusnya difungsikan sebagai ruang publik yang aman dan nyaman untuk pejalan kaki, bukan malah menjadi tempat mangkal pelaku tindakan tidak senonoh maupun pedagang kaki lima ilegal.

“Sudah banyak laporan masuk ke kami soal aksi mesum dan PKL liar di sana. Jadi memang sudah saatnya dikembalikan ke fungsinya,” ujarnya.

Alih-alih mempertahankan kursi-kursi tersebut, Anas justru mendorong DLH untuk memfokuskan perhatian pada revitalisasi taman-taman kota yang kini terbengkalai. Ia menyebut revitalisasi taman jauh lebih bermanfaat dan bisa memberi ruang alternatif bagi warga untuk beraktivitas.

“Kami dorong agar taman-taman yang selama ini mangkrak dibenahi. Kalau taman hidup lagi, masyarakat bisa punya tempat bersantai yang lebih layak,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan taman kota yang terawat dan menarik bisa mengurangi beban pedestrian sebagai satu-satunya ruang terbuka yang dimanfaatkan warga.

“Taman kita banyak yang tidak terawat. Maka arah kebijakan sebaiknya ke sana, bukan mengembalikan kursi ke pedestrian,” tegas Anas.

Sebelumnya, sejumlah warga sempat mempertanyakan hilangnya kursi-kursi yang biasa digunakan untuk duduk-duduk santai di kawasan Ijen. Belakangan diketahui bahwa DLH Kota Malang mengangkut kursi-kursi tersebut karena banyak di antaranya sudah rusak dan keropos akibat usia.

DLH Kota Malang menyebut rencana perbaikan masih dalam proses evaluasi, sehingga belum bisa dipastikan apakah kursi-kursi itu akan dikembalikan atau diganti dengan fasilitas lain di lokasi tersebut.

Berita Terkait

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi
Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap
DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas
Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat
Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi
Beringin FC Bersama AMPG Jawa Timur Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak Yatim di Surabaya
Gerakan Jombang Berinfaq Resmi Diluncurkan, Bupati Warsubi Santuni 1.000 Anak Yatim di Masjid Agung
Bapak Inovasi Digital Warsubi Antar Jombang Masuk 16 Besar Nasional Pengelolaan Sampah 2026

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:12 WIB

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:01 WIB

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:25 WIB

Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:29 WIB

Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:59 WIB

Beringin FC Bersama AMPG Jawa Timur Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak Yatim di Surabaya

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:47 WIB

Gerakan Jombang Berinfaq Resmi Diluncurkan, Bupati Warsubi Santuni 1.000 Anak Yatim di Masjid Agung

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:36 WIB

Bapak Inovasi Digital Warsubi Antar Jombang Masuk 16 Besar Nasional Pengelolaan Sampah 2026

Berita Terbaru