Diskopindag Kota Malang Gelar Pasar Murah, Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Terjangkau

Selasa, 11 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. (Shelly/VOJ)

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. (Shelly/VOJ)

VOJ – Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang terus berupaya menjaga harga bahan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama menjelang Lebaran. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Pasar Murah di Lapangan Merjosari, Lowokwaru, mulai Selasa (11/3/2025).

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan karena harga bahan pokok cenderung naik jelang Hari Raya. “Kami targetkan Pasar Murah ini berlangsung selama lima hari, keliling ke lima kecamatan,” katanya.

Pasar Murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar. Beras SPHP kemasan 5 kg dijual Rp 56 ribu, telur ayam Rp 20 ribu per kg, gula pasir Rp 15 ribu per kg, minyak goreng Minyakita Rp 14.750 per liter, garam 250 gram Rp 2.500, tepung terigu Rp 12 ribu per kg, daging ayam Rp 38 ribu per kg, dan daging sapi Rp 120 ribu per kg.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari data yang dihimpun Diskopindag, harga bahan pokok di pasaran memang mengalami kenaikan, terutama cabai yang kini mencapai Rp 75-80 ribu per kg. Namun, menurut Eko, kenaikan ini masih dalam batas wajar menjelang Lebaran.

Meski begitu, Pemkot Malang tidak mengalokasikan anggaran untuk subsidi dalam Pasar Murah ini. “Kami hanya memfasilitasi saja dengan menggandeng beberapa distributor seperti Bulog dan Pertamina,” pungkasnya.

Berita Terkait

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi
Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap
DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas
WFH ASN Dinilai Bukan Sekadar Efisiensi, Akademisi Soroti Isyarat Tekanan Ekonomi
Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki
Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat
Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi
Moncer di Segmen Non Subsidi, Podorukun Raih Penghargaan dari BSN Atas Realisasi KPR Tertinggi

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:12 WIB

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:01 WIB

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:36 WIB

WFH ASN Dinilai Bukan Sekadar Efisiensi, Akademisi Soroti Isyarat Tekanan Ekonomi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:09 WIB

Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:25 WIB

Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:29 WIB

Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 15:30 WIB

Moncer di Segmen Non Subsidi, Podorukun Raih Penghargaan dari BSN Atas Realisasi KPR Tertinggi

Berita Terbaru