Mahasiswa Doktoral UB Soroti Ketimpangan Tata Kelola Ekowisata Bunaken

Kamis, 27 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ujian Terbuka Disertasi Dr Riyad SH MH. (Shelly/VOJ)

Ujian Terbuka Disertasi Dr Riyad SH MH. (Shelly/VOJ)

VOJ – Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Brawijaya, Riyad, menggelar ujian terbuka yang digelar pada 27 Februari 2025 dengan disertasi berjudul “Rekonstruksi Model Kelembagaan Yang Responsif Berbasis Keadilan Sosial dan Kearifan Lingkungan Masyarakat Hukum Adat.”

Studi ini menyoroti ketimpangan dalam tata kelola ekowisata Taman Laut Nasional Bunaken yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat adat.

Dalam ujian terbuka yang berlangsung di Fakultas Hukum UB, Riyad diuji oleh Prof. Dr. Rachmad Safa’at yang juga bertindak sebagai promotor, serta para penguji lainnya yakni Prof. Dr. Sudarsono, Prof. Dr. I Nyoman Nurjaya, Dr. Istislam, Prof. Dr. Imam Koeswahyono, dan Prof. Dr. Ni Ketut Supasti Dharmawan dari Universitas Udayana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Dewan Penguji, Rachmad Safa’at, menilai isu yang diangkat dalam penelitian ini sangat strategis dan berdampak luas secara nasional. “Indonesia telah diakui sebagai salah satu negara dengan keindahan alam terbaik di dunia, tapi masyarakat adat di kawasan wisata justru banyak yang tersingkir. Seharusnya, mereka mendapatkan manfaat ekonomi, bukan malah terpinggirkan,” ujarnya.

Riyad dalam pemaparannya menjelaskan bahwa tata kelola ekowisata di Bunaken saat ini masih terfokus pada konservasi, sehingga mengabaikan hak-hak masyarakat adat seperti suku Sangir, Borgo, dan Bajo. “Ada ego sektoral antara kementerian yang membuat tata kelola tidak inklusif. Kementerian Lingkungan Hidup lebih dominan dalam mengelola Bunaken, sementara pemerintah daerah dan masyarakat adat kurang mendapat peran,” kata Riyad.

Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih adil dan berkelanjutan dalam pengelolaan taman nasional di Indonesia.

Berita Terkait

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat
Pesan Sosial Halal Bi Halal
Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional
Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak
Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit
Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda
Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah
Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Pakar Ingatkan, Ucapan PTN dengan Foto Tanpa Izin Pertaruhkan Integritas dan Berpotensi Digugat

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Pesan Sosial Halal Bi Halal

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:27 WIB

Mahasiswa Vokasi UB Didorong Bermental Global, Alumni Ungkap Tantangan SDM Indonesia di Kancah Internasional

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:02 WIB

Rektor UIBU Dorong Tesis S2 Berbasis Metodologi Berdampak

Senin, 15 Desember 2025 - 14:10 WIB

Kampus Turun Tangan, PDKIK UB Tawarkan Solusi Hijau Limbah Penyamakan Kulit

Rabu, 26 November 2025 - 17:25 WIB

Problematika Penggunaan Bahasa Gaul Pada Generasi Muda

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:17 WIB

Penguatan UMKM Pujon: Kolaborasi Vokasi UB yang Turun Langsung ke Akar Masalah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 12:10 WIB

Gandeng LPBHNU dan LPPNU Kota Malang, Doktor MengabdI PERSADA DRPM UB dorong regulasi pro petani organik

Berita Terbaru