DPRD Kota Malang Desak Pemerintah Bangun Kesadaran Sejarah Generasi Muda

Jumat, 1 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG, hukumindonesia.online/ – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyoroti rendahnya pemahaman sejarah di kalangan anak muda. Ia menilai pemerintah daerah perlu hadir lebih aktif dalam menghidupkan kembali ingatan kolektif bangsa.

Menurut Amithya, penghargaan terhadap pahlawan selama ini lebih banyak diwujudkan dengan menamai jalan-jalan utama di kota. Misalnya Jalan Soekarno Hatta, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Panglima Sudirman. Namun, ia mempertanyakan seberapa banyak anak muda yang benar-benar paham siapa sosok di balik nama tersebut.

“Banyak yang hanya lewat dan menyebut nama jalannya, tapi tidak tahu perjuangan siapa yang sedang dikenang. Padahal, dari situ kita bisa belajar nilai keberanian dan nasionalisme,” ujar Amithya belum lama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai sekolah memang sudah mengajarkan sejarah, tetapi hal itu belum cukup. Pemerintah, kata dia, seharusnya turut melengkapi dengan pendekatan edukatif di ruang publik. Salah satunya bisa berupa penjelasan singkat di papan jalan atau media informasi lain yang memuat narasi perjuangan tokoh bangsa.

“Kalau upaya ini dilakukan, selain menambah wawasan masyarakat, juga menjadi bentuk nyata penghormatan kepada pahlawan. Jangan sampai generasi setelah kita tumbuh tanpa tahu fondasi perjuangan bangsanya sendiri,” jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Amithya mengingatkan, kemudahan akses informasi di era digital tidak serta-merta membuat generasi muda akrab dengan sejarah. Ia menilai, lemahnya pemahaman ini merupakan tanda darurat literasi yang harus segera dijawab bersama oleh pemerintah dan dunia pendidikan.

“Kalau di sekolah anak-anak tidak mendapat pemahaman mendalam, maka mereka akan kehilangan ikatan dengan masa lalu bangsa. Itu berbahaya untuk masa depan,” tegasnya.

Momentum pengembangan kawasan heritage di Malang, seperti di Kayutangan, menurut Amithya, seharusnya bisa dimanfaatkan untuk menumbuhkan kesadaran sejarah. Selain memperkuat identitas kota, langkah itu juga bisa mendukung sektor pariwisata berbasis budaya.

“Ketika anak muda memahami cerita di balik bangunan tua atau nama jalan, mereka tidak hanya berwisata, tapi ikut menjaga warisan itu. Efeknya akan jauh lebih besar,” tambahnya.

Sebagai penutup, ia mendorong agar kebiasaan membaca dan minat literasi terus digalakkan. Pemerintah, lanjut Amithya, bisa menghadirkan perpustakaan keliling, pojok baca di ruang publik, hingga taman literasi di tingkat kelurahan.

“Kalau budaya membaca tumbuh, kesadaran sejarah akan ikut terbentuk. Itu investasi penting untuk bangsa di masa depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi
Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap
DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas
Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat
Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi
Wacana Perppu Ekonomi Jadi Polemik, Kewenangan Satgas hingga Denda Damai Disorot
Beringin FC Bersama AMPG Jawa Timur Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak Yatim di Surabaya
Gerakan Jombang Berinfaq Resmi Diluncurkan, Bupati Warsubi Santuni 1.000 Anak Yatim di Masjid Agung

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:12 WIB

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:01 WIB

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:25 WIB

Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:29 WIB

Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:17 WIB

Wacana Perppu Ekonomi Jadi Polemik, Kewenangan Satgas hingga Denda Damai Disorot

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:59 WIB

Beringin FC Bersama AMPG Jawa Timur Berbagi Kebahagiaan Ramadan dengan Anak Yatim di Surabaya

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:47 WIB

Gerakan Jombang Berinfaq Resmi Diluncurkan, Bupati Warsubi Santuni 1.000 Anak Yatim di Masjid Agung

Berita Terbaru