FIJ Bojonegoro dan Pemdes Bangilan Dorong UMKM Lewat Inkubasi Bisnis

Sabtu, 15 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VOJ – Forum IKM Jatim (FIJ) Bojonegoro bareng Pemerintah Desa (Pemdes) Bangilan, Kecamatan Kapas, menggelar program inkubasi bisnis buat bantu pengembangan UMKM dan BUM Desa. Acara ini berlangsung di ruang Media Center, gedung Pusat Informasi Publik Bojonegoro, pada Kamis (13/3/25).

Kepala Desa Bangilan, Syafii mengapresiasi kerja sama dengan FIJ Bojonegoro karena program ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan warga desanya. Menurutnya, pelatihan ini lebih bermanfaat dibanding bantuan uang tunai, karena ilmu yang didapat bisa dipakai buat modal usaha.

“Kalau dikasih uang, cepat habis. Tapi kalau dapat pelatihan, bisa buat modal bisnis sendiri,” ujar Syafii.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua FIJ Bojonegoro Silvia Meris Retnowati menjelaskan, program ini udah berjalan sejak Januari 2025 dengan berbagai materi, mulai dari kewirausahaan, produksi, hingga packaging. Dari total 36 peserta, terpilih 10 pelaku UMKM terbaik dari Desa Bangilan buat ikut sesi lanjutan yang kali ini fokus ke pemasaran dan penjualan.

Meris juga menyoroti masalah kepercayaan diri pelaku UMKM dalam memasarkan produknya. Menurutnya, banyak dari mereka yang masih ragu apakah produk mereka bisa bersaing di pasaran.

“Produk mereka udah bagus, tapi kalau nggak percaya diri dan nggak didukung strategi pemasaran yang tepat, ya bakal sulit berkembang,” jelasnya.

Ke depan, FIJ Bojonegoro bakal terus melakukan pendampingan biar UMKM Desa Bangilan makin siap bersaing di pasar yang lebih luas.

Berita Terkait

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi
Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap
DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas
WFH ASN Dinilai Bukan Sekadar Efisiensi, Akademisi Soroti Isyarat Tekanan Ekonomi
Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki
Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat
Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi
Moncer di Segmen Non Subsidi, Podorukun Raih Penghargaan dari BSN Atas Realisasi KPR Tertinggi

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:12 WIB

Usai Angkat Kasus Air Keras Andri Yunus, Ketum Badko HMI Sumut Sebut Alami Teror dan Intimidasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:01 WIB

Sopir Xenia Positif Sabu Tabrak 2 Pedagang Sayur hingga Tewas di Sidoarjo, Kronologi Kecelakaan Terungkap

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

DPRD Kabupaten Malang Siap Panggil BPJS Kesehatan, Aduan Klinik Soal Upeti Emas dan Cashback Kian Memanas

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:36 WIB

WFH ASN Dinilai Bukan Sekadar Efisiensi, Akademisi Soroti Isyarat Tekanan Ekonomi

Kamis, 26 Maret 2026 - 15:09 WIB

Bahlil Buka Peluang Impor Minyak dari Brunei, Kerja Sama Listrik EBT Ikut Dijajaki

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:25 WIB

Gus Ipul Sowan ke Kiai Tapal Kuda Saat Lebaran, Bawa Salam Prabowo dan Doa untuk Program Rakyat

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:29 WIB

Kekurangan Siswa di Kabupaten Malang Picu Wacana Merger SDN, DPRD Soroti PIP, BOS, dan Kendala Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 15:30 WIB

Moncer di Segmen Non Subsidi, Podorukun Raih Penghargaan dari BSN Atas Realisasi KPR Tertinggi

Berita Terbaru