TULUNGAGUNG, 13 Agustus 2026 – Awalnya hanya melayani kebutuhan transfer dan tarik tunai masyarakat sekitar. Namun, setelah hampir satu dekade, usaha Agen BRILink yang dijalankan Ikhsanul Afif berkembang menjadi aktivitas ekonomi dengan transaksi hingga Rp100 juta per hari.
Ikhsanul mulai menjadi Agen BRILink pada 2016. Usahanya berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo Nomor 20, Kedungwaru, Tulungagung.
Pada masa awal, nilai transaksi yang dilayani sekitar Rp5 juta. Pertumbuhan kebutuhan masyarakat dan meningkatnya kepercayaan pelanggan kemudian membuat volume transaksi terus meningkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini, Ikhsanul melayani transaksi sekitar Rp90 juta hingga Rp100 juta setiap hari. Untuk mendukung pelayanan, ia mempekerjakan dua orang karyawan.
“Saya mulai menjadi BRILink Agen sejak tahun 2016. Awalnya omset kami masih sekitar Rp5 juta. Seiring waktu, semakin banyak masyarakat yang datang untuk melakukan transfer maupun tarik tunai. Alhamdulillah, sekarang omset kami bisa mencapai sekitar Rp90 juta hingga Rp100 juta per hari,” ungkap Ikhsanul.
Ia mengatakan keuntungan menjadi Agen BRILink tidak semata berasal dari sisi ekonomi. Kemitraan tersebut juga membuatnya dapat menyediakan layanan transaksi yang lebih dekat kepada masyarakat.
“Bagi saya, yang paling penting adalah bisa memberikan kemudahan kepada masyarakat. Banyak masyarakat yang membutuhkan layanan transfer dan tarik tunai, sehingga kami berusaha memberikan pelayanan yang baik dan cepat. Dengan adanya BRILink Agen, masyarakat bisa lebih mudah melakukan transaksi,” ujarnya.
Dari kemitraan dengan BRI, Ikhsanul memperoleh fee sekitar Rp3,8 juta per bulan.
Pgs Branch Office Head BRI Tulungagung Agus Mirwan menilai kemitraan tersebut memiliki peran dalam mempertemukan kebutuhan layanan keuangan masyarakat dengan peluang pengembangan usaha.
“BRILink Agen merupakan bagian penting dalam upaya BRI untuk memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat. Kami melihat bahwa melalui kemitraan ini, masyarakat dapat memperoleh kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan, sementara di sisi lain juga tercipta peluang ekonomi bagi para pelaku usaha yang menjadi BRILink Agen,” katanya.
Di tingkat wilayah, BRI Branch Office Tulungagung mencatat 1.161 Agen BRILink hingga akhir 2026.
Pada Juli 2026, sebanyak 387.739 transaksi tercatat melalui jaringan tersebut dengan total nilai mencapai Rp608 miliar.
“Kami mengapresiasi seluruh BRILink Agen yang telah menjadi mitra BRI dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Ke depan, BRI akan terus memperkuat ekosistem AgenBRILink agar manfaatnya dapat semakin luas, baik dalam meningkatkan akses layanan keuangan maupun membuka peluang usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujar Agus.
Perjalanan Ikhsanul memperlihatkan bahwa layanan transaksi yang hadir di tengah lingkungan masyarakat dapat berkembang menjadi peluang ekonomi, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan transaksi keuangan.







