Golkar Kota Malang Dorong Kader Melek Digital dan Mandiri Secara Ekonomi

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VOICEOFJATIM – Safari Ramadhan DPD Partai Golkar Kota Malang di Kecamatan Blimbing, Jumat (20/2/2026), menjadi panggung penegasan arah baru kepemimpinan Djoko Prihatin. Ketua DPD Golkar Kota Malang periode 2025–2030 yang akrab disapa Jokpri itu menempatkan pemberdayaan kader ekonomi sebagai prioritas utama, salah satunya melalui kolaborasi dengan Rektorat UMKM Shopee.

Di hadapan kader, Jokpri menegaskan bahwa partai tidak boleh hanya hadir dalam momentum politik. Menurutnya, Golkar harus mampu menjadi ruang tumbuh bagi kemandirian ekonomi kader, terutama di tengah tantangan ekonomi dan persaingan digital yang semakin ketat.

“Lewat Rumah Karya, kita ajarkan kader bagaimana jualan online, memilih produk yang punya daya saing, sampai teknik live di Shopee atau TikTok supaya bisa langsung menghasilkan,” ujar Jokpri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Rumah Karya menjadi motor utama pemberdayaan tersebut. Konsepnya bukan sekadar pelatihan teoritis, melainkan inkubasi usaha yang aplikatif. Golkar menggandeng Kadin, HIPMI, serta Rektorat UMKM Shopee untuk memberikan pendampingan teknis kepada kader yang ingin terjun ke bisnis bold.

Materi yang disiapkan mencakup strategi memilih produk yang laku di pasar, teknik pengemasan dan branding, manajemen stok, hingga optimalisasi fitur live streaming di Shopee dan TikTok. Jokpri menilai, platform digital membuka peluang besar bagi siapa saja yang mau belajar dan konsisten.

“Sekarang orang bisa dapat penghasilan hanya dari live. Ada teman di HIPMI, omzetnya ratusan juta per bulan dari live TikTok. Artinya peluang itu nyata, tinggal kita siapkan kader agar siap bersaing,” katanya.

Tak hanya menyediakan pelatihan, Golkar Kota Malang juga membuka akses fasilitas. Kantor partai yang memiliki ruang cukup luas akan difungsikan sebagai tempat live streaming bagi kader yang belum memiliki sarana memadai. Langkah ini diharapkan dapat menekan biaya awal usaha sekaligus mempercepat proses belajar.

Program ini juga menyasar komunitas PL-PL maupun warga sekitar kader yang ingin belajar berjualan online. Jokpri optimistis, dengan pendampingan terstruktur dan jejaring yang kuat, kader tidak hanya mampu membuka toko daring, tetapi juga bertahan dan berkembang di pasar digital.

Pemberdayaan ekonomi tersebut diperkuat dengan pengembangan program Good Drop yang sebelumnya fokus pada distribusi minyak goreng. Ke depan, konsep ini diperluas melalui Yellow Store dengan menyediakan kebutuhan pokok seperti beras kering di bawah harga pasar.

“Kita ingin kader tidak hanya belajar jualan online, tapi juga punya ekosistem usaha. Good Drop tetap jalan, dan kita kembangkan dengan Yellow Store supaya manfaatnya makin luas,” jelasnya.

Meski fokus pada ekonomi, Golkar Kota Malang tetap menyiapkan program lain sebagai penopang, seperti Rumah Sehat yang menyediakan layanan pemeriksaan gratis bersama dr. Husnul, dr. Rendra, dan tenaga medis lain, serta bantuan hukum keliling bekerja sama dengan tim Peradi, termasuk Hanafi dan rekan-rekannya.

Namun, Jokpri menegaskan bahwa penguatan ekonomi menjadi kunci agar kader lebih mandiri dan berdaya. Ia tidak ingin kader hanya bergantung pada momentum politik, tetapi memiliki sumber penghasilan yang berkelanjutan.

“Kita ingin kader punya income sendiri. Kalau ekonominya kuat, mereka lebih percaya diri dan lebih siap melayani masyarakat,” tegasnya.

Operasional Rumah Karya dan program ekonomi lainnya akan dipusatkan di kantor Golkar yang saat ini tengah direnovasi dan ditargetkan aktif penuh setelah Lebaran. Sementara Rumah Aspirasi di Jalan Panglima Sudirman tetap berfungsi sebagai pusat pengaduan masyarakat dengan sistem piket anggota fraksi setiap hari.

Melalui kolaborasi dengan Shopee dan berbagai mitra usaha, Jokpri berharap Golkar Kota Malang periode 2025–2030 tidak hanya dikenal sebagai partai politik, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan ekonomi berbasis digital yang konkret dan terukur bagi kader masyarakat maupun.

Berita Terkait

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI
Hampir 10 Tahun Bermitra dengan BRI, Dwi Astuti Layani Kebutuhan Transaksi Warga
Satu Dasawarsa Berjalan, Pengajian Rutin BRI Region 13 Malang Jadi Ruang Seimbangkan Kerja dan Ibadah
Tawaran Investasi Berimbal Hasil Tinggi Muncul, BRI Batu Minta Masyarakat Tak Gegabah
Jangan Cuma Lihat Keuntungan, BRI Batu Ingatkan Risiko di Balik Tawaran Investasi
Jangan Asal Transfer karena Janji Cuan, BRI Malang Soekarno Hatta Ingatkan Cek Legalitas Investasi
Berawal dari 1.500 Ayam, Peternakan Edi di Tulungagung Tumbuh Setelah Diperkuat KUR BRI
BRI Malang Sutoyo Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi, Jangan Hanya Kejar Cuan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI

Sabtu, 5 September 2026 - 09:54 WIB

Hampir 10 Tahun Bermitra dengan BRI, Dwi Astuti Layani Kebutuhan Transaksi Warga

Kamis, 3 September 2026 - 16:22 WIB

Satu Dasawarsa Berjalan, Pengajian Rutin BRI Region 13 Malang Jadi Ruang Seimbangkan Kerja dan Ibadah

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Jangan Cuma Lihat Keuntungan, BRI Batu Ingatkan Risiko di Balik Tawaran Investasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Jangan Asal Transfer karena Janji Cuan, BRI Malang Soekarno Hatta Ingatkan Cek Legalitas Investasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Berawal dari 1.500 Ayam, Peternakan Edi di Tulungagung Tumbuh Setelah Diperkuat KUR BRI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:35 WIB

BRI Malang Sutoyo Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi, Jangan Hanya Kejar Cuan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:32 WIB

BRI Kepanjen Soroti Modus Penipuan Berkedok Investasi, Warga Diminta Jangan Mudah Tergiur

Berita Terbaru

Berita

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:24 WIB