HPN 2026 Dirayakan dengan Aksi Hijau, Sam Tito Turun Langsung Tanam 750 Bibit dan Tebar 3.000 Nila di Sungai Wendit

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VOICEOFJATIM – Peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Malang tak henti-hentinya di seremoni. Aksi nyata justru mengalir di bantaran Sungai Wendit, Minggu pagi, 15 Februari 2026. Ketua KHYI Malang dan GANN Malang Raya, KRA Dwi Indrotito Cahyono, turun langsung menanam dan menebar ribuan pohon benih ikan nila sebagai simbol komitmen menjaga sumber mata air.

Pria yang akrab disapa Sam Tito itu hadir bersama sejumlah jurnalis dari media online seperti Tagar Indonesia, Pendopo Satu, Buser Jatim, dan Realita Publik. Kegiatan mereka dimulai dengan menanam bibit beringin di tepi sungai, lalu dilanjutkan penebaran 3.000 benih ikan nila di aliran sungai belakang kawasan wisata Wendit.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sebanyak 600 bibit pohon buah disalurkan oleh Perum Jasa Tirta I, sementara 150 bibit lainnya berasal dari Perum Perhutani wilayah Malang. Jenis pohon yang ditanam antara lain durian, sirsak, nangka, hingga kluwih. Untuk benih ikan, bantuan datang dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Malang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sam Tito menyebut inisiatif yang digagas rekan-rekan pers sebagai gerakan moral yang patut diapresiasi. Ia menilai, langkah penghijauan di sekitar sumber mata air merupakan investasi jangka panjang bagi investor lingkungan.

“Ini bukan sekedar seremoni HPN. Teman-teman pers menunjukkan komitmen menjaga sumber mata air lewat aksi nyata. Tahun lalu di Bedengan, sekarang di Wendit. Konsisten dan berdampak,” ujarnya usai kegiatan.

Ia menambahkan, penebaran ribuan benih ikan diharapkan dapat memperkaya populasi ikan di Sungai Wendit. Selain menjaga keseimbangan ekosistem, langkah itu dinilai berpotensi memberi nilai ekonomi bagi warga sekitar yang memanfaatkan sungai sebagai lokasi pemancingan.

“Kita tahu banyak warga yang memancing di sini. Kalau populasi ikan meningkat, tentu manfaatnya kembali ke masyarakat,” kata advokat yang juga menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Malang tersebut.

Lebih jauh, Sam Tito melihat bantaran Sungai Wendit menyimpan potensi wisata alam yang belum tergarap maksimal. Aliran sungai yang diukur panjangnya cocok dikembangkan sebagai destinasi wisata air maupun tempat memancing keluarga.

Di kawasan tersebut, Pokdarwis Kampoeng Banyu bahkan telah menyiapkan lima unit perahu untuk susur sungai dengan tarif terjangkau, yakni Rp5 ribu per orang. Menurutnya, kedekatan lokasi dengan Kota Malang menjadi nilai tambah tersendiri.

“Potensinya besar dan strategis lokasinya. Jika dikelola secara serius, tidak kalah dengan destinasi seperti Andeman Boon Pring atau Sumber Maron,” ucapnya.

Ia menegaskan, pengembangan wisata Sungai Wendit memerlukan sinergi lintas instansi. Keterlibatan Perum Jasa Tirta I, Pemerintah Kabupaten Malang, Perumda Tugu Tirta, hingga Perumda Tirta Kanjuruhan dinilai krusial mengingat seluruh pihak memiliki kepentingan terhadap kelestarian sumber mata air Wendit.

“Semua harus peduli dan duduk bersama. Kalau kolaborasi terbangun, kawasan ini bisa menjadi ikon wisata air baru di Kabupaten Malang,” tutupnya.

Berita Terkait

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI
Hampir 10 Tahun Bermitra dengan BRI, Dwi Astuti Layani Kebutuhan Transaksi Warga
Satu Dasawarsa Berjalan, Pengajian Rutin BRI Region 13 Malang Jadi Ruang Seimbangkan Kerja dan Ibadah
Tawaran Investasi Berimbal Hasil Tinggi Muncul, BRI Batu Minta Masyarakat Tak Gegabah
Jangan Cuma Lihat Keuntungan, BRI Batu Ingatkan Risiko di Balik Tawaran Investasi
Jangan Asal Transfer karena Janji Cuan, BRI Malang Soekarno Hatta Ingatkan Cek Legalitas Investasi
Berawal dari 1.500 Ayam, Peternakan Edi di Tulungagung Tumbuh Setelah Diperkuat KUR BRI
BRI Malang Sutoyo Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi, Jangan Hanya Kejar Cuan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:24 WIB

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI

Sabtu, 5 September 2026 - 09:54 WIB

Hampir 10 Tahun Bermitra dengan BRI, Dwi Astuti Layani Kebutuhan Transaksi Warga

Kamis, 3 September 2026 - 16:22 WIB

Satu Dasawarsa Berjalan, Pengajian Rutin BRI Region 13 Malang Jadi Ruang Seimbangkan Kerja dan Ibadah

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Jangan Cuma Lihat Keuntungan, BRI Batu Ingatkan Risiko di Balik Tawaran Investasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Jangan Asal Transfer karena Janji Cuan, BRI Malang Soekarno Hatta Ingatkan Cek Legalitas Investasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Berawal dari 1.500 Ayam, Peternakan Edi di Tulungagung Tumbuh Setelah Diperkuat KUR BRI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:35 WIB

BRI Malang Sutoyo Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi, Jangan Hanya Kejar Cuan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:32 WIB

BRI Kepanjen Soroti Modus Penipuan Berkedok Investasi, Warga Diminta Jangan Mudah Tergiur

Berita Terbaru

Berita

Kukuh dan Warung Nasi Goreng yang Tumbuh dari KUR BRI

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:24 WIB