Joko Prihatin Pegang Kendali Golkar Kota Malang, Konsolidasi Total dan Target Tambah Kursi Jadi Arah Besar

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Djoko Prihatin. Politisi muda yang juga anggota DPRD Kota Malang tersebut resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang

Djoko Prihatin. Politisi muda yang juga anggota DPRD Kota Malang tersebut resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang

hukumindonesia.online/ – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Malang akhirnya mencapai garis finis. Dari forum yang sempat memanas dan penuh dinamika itu, satu nama keluar sebagai nakhoda baru: Djoko Prihatin. Politisi muda yang juga anggota DPRD Kota Malang tersebut resmi ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang, Minggu (14/12/2025), dalam Musda yang digelar di Kantor DPD Golkar Jawa Timur, Jalan A Yani, Surabaya.

Penetapan ini menandai babak baru bagi Golkar Kota Malang. Bukan sekadar pergantian ketua, tetapi momentum konsolidasi besar-besaran setelah dinamika internal yang, menurut Joko sendiri, tergolong “luar biasa” dibanding daerah lain di Jawa Timur. Drama politiknya nyata, tapi ujungnya jelas: partai harus kembali solid, atau tertinggal.

Dalam sambutannya usai penutupan Musda, Joko menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia tak menutup mata terhadap riak-riak yang muncul sepanjang proses Musda. Namun justru dari situ, ia melihat pekerjaan rumah terbesar Golkar Kota Malang ke depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langkah pertama kami adalah merapatkan barisan dan merangkul semuanya,” ujar Joko. Baginya, dinamika internal bukan untuk disesali, melainkan diselesaikan. Golkar, kata dia, adalah rumah bersama. Tidak boleh ada yang tertinggal di luar pagar.

Visi yang dibawa Joko cukup tegas: konsolidasi total. Ia menekankan pentingnya soliditas sebagai modal utama partai untuk menatap agenda politik berikutnya, terutama Pemilu. Seluruh unsur, termasuk kader yang sebelumnya berbeda pandangan, dipastikan akan diakomodasi dalam kepengurusan mendatang. Tidak ada politik balas dendam. Yang ada, politik merangkul.

“Ini PR kita bersama,” ucapnya, menyinggung komposisi internal partai yang beragam. Ia ingin Golkar Kota Malang berdiri sebagai organisasi yang rapi, utuh, dan siap kerja, bukan sekadar ramai saat Musda lalu senyap setelahnya.

Tak hanya soal konsolidasi, Joko juga membawa target yang terukur. Pada Pemilu 2024 lalu, Golkar Kota Malang mengamankan enam kursi di DPRD. Angka itu ingin ia dorong naik. Tanpa retorika berlebihan, ia memasang sasaran realistis: tambahan dua kursi.

“Target kami tidak muluk-muluk. Dari enam kursi yang ada, insyaallah bisa menjadi delapan,” katanya. Target ini, menurut Joko, bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan hasil dari keyakinan bahwa Golkar Kota Malang punya modal kader, struktur, dan pengalaman politik yang cukup untuk tumbuh.

Soal susunan kepengurusan baru, Joko belum merinci. Namun satu hal ia pastikan: kepengurusan akan inklusif dan mencerminkan semangat kebersamaan. Semua pihak yang memiliki komitmen untuk membesarkan Golkar akan diberi ruang. Prinsipnya sederhana, partai ini bukan milik segelintir orang, melainkan milik seluruh kader.

Dinamika Musda Golkar Kota Malang juga mendapat perhatian dari jajaran pengurus provinsi. Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menilai apa yang terjadi di Kota Malang adalah hal yang lumrah dalam kehidupan partai politik. Menurutnya, perbedaan pandangan justru menjadi tanda bahwa partai masih hidup dan bergerak.

Dengan terpilihnya Joko Prihatin, Golkar Kota Malang kini memasuki fase baru. Tantangannya jelas: menyatukan yang sempat terbelah, menguatkan struktur hingga ke akar, dan mengembalikan kepercayaan publik. Jalannya tidak akan sunyi, tapi arah sudah ditentukan. Konsolidasi, kerja nyata, dan target politik yang rasional, itu kompas besar yang dibawa Joko Prihatin untuk Golkar Kota Malang ke depan.

Berita Terkait

Tape Banjarsari Menembus Pasar Hong Kong, 187 Pelaku Usaha Bergerak dalam Satu Klaster
Kopdar 50 BRILink Agen, BRI Malang Soekarno Hatta Perkuat Koordinasi
Kemitraan BRI dan UM Meluas, dari Payroll hingga Dukungan Mobilitas Kampus
Kolaborasi BRI dan UNIPAR Jember Perkuat Program Wirausaha Mahasiswa Disabilitas
BRI Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 300 Siswa Malang, Penyerahan Digelar saat Sumpah Pemuda
Pertanian dan Perdagangan Serap Mayoritas KUR BRI Kepanjen Rp 496 Miliar
Perkuat Ekonomi Lokal, BRI Nganjuk Integrasikan Layanan Perbankan dengan KDKMP
Herwansyah: BRI Kepanjen Siapkan Layanan Perbankan Sesuai Kebutuhan Pengadilan Agama Kabupaten Malang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:45 WIB

Tape Banjarsari Menembus Pasar Hong Kong, 187 Pelaku Usaha Bergerak dalam Satu Klaster

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Kopdar 50 BRILink Agen, BRI Malang Soekarno Hatta Perkuat Koordinasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Kolaborasi BRI dan UNIPAR Jember Perkuat Program Wirausaha Mahasiswa Disabilitas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:59 WIB

BRI Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 300 Siswa Malang, Penyerahan Digelar saat Sumpah Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Pertanian dan Perdagangan Serap Mayoritas KUR BRI Kepanjen Rp 496 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, BRI Nganjuk Integrasikan Layanan Perbankan dengan KDKMP

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Herwansyah: BRI Kepanjen Siapkan Layanan Perbankan Sesuai Kebutuhan Pengadilan Agama Kabupaten Malang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Hari Santri Jadi Momentum BRI Region 13 Malang Perluas Dukungan untuk Pesantren

Berita Terbaru