Moreno: Kritik MBG Wajar, Tapi Program Nasional Tak Bisa Semudah ‘Sim Salabim’

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI sekaligus kader Gerindra, Moreno Soeprapto,

Anggota DPR RI sekaligus kader Gerindra, Moreno Soeprapto,

hukumindonesia.online/ – Menanggapi pro-kontra seputar pelaksanaan program nasional, Anggota DPR RI sekaligus kader Gerindra, Moreno Soeprapto, menegaskan bahwa kebijakan pemerintah pusat tidak bisa langsung sempurna sejak awal.

“Program nasional baru pertama kali dijalankan, wajar kalau belum sempurna,” ujar Moreno saat ditemui, Minggu (26/10/2026).

Menurutnya, kendala dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagian besar muncul akibat faktor manusia. Ia menyebut ada sejumlah oknum dari pihak penyedia jasa dan mitra bahan baku yang belum memahami standar kerja secara utuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalah itu muncul karena SDM di lapangan belum semuanya siap. Ada transisi dari sistem lama ke baru,” ungkapnya.

Untuk itu, Moreno menekankan pentingnya sinergi antara seluruh elemen pelaksana, mulai dari kepala dapur, tim SPPG, hingga dinas terkait. Pemerintah, kata dia, kini memperketat pemantauan di setiap daerah.

“Kami monitor langsung dari dapur sampai bahan baku. Dinas Kesehatan juga ikut memastikan keamanan makanan di bawah kendali pemerintah daerah,” jelasnya.

Moreno menyebut mayoritas masyarakat menilai program ini positif. Bahkan, anak-anak penerima manfaat menyampaikan apresiasi langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Banyak anak yang bahagia dengan program ini. Ada yang bilang belum pernah makan sebaik itu di rumah,” katanya.

Ia mengutip data bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan mencapai 80 persen. Namun, ia mengingatkan bahwa program besar seperti ini tidak bisa “sim salabim” menjadi sempurna.

“Yang penting manfaatnya sudah terasa. Tinggal kita benahi bagian-bagian kecilnya,” ujar Moreno.

Mengenai kabar keracunan makanan, ia menilai perlu verifikasi mendalam.

“Kami terbuka dengan kritik, tapi bisa jadi yang membuat sakit bukan dari MBG, melainkan jajanan di luar sekolah,” tegasnya.

Di sisi lain, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengungkapkan langkah konkret pemerintah daerah untuk memastikan keamanan pangan MBG.

“Kami sudah bentuk satgas khusus yang bertugas mengawasi dapur dan distribusi makanan. SOP-nya harus dijalankan ketat,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan para guru untuk memeriksa menu sebelum dibagikan kepada siswa.

“Guru harus pastikan dulu menu sesuai ketentuan sebelum disajikan,” tutup Wahyu.

Berita Terkait

Tape Banjarsari Menembus Pasar Hong Kong, 187 Pelaku Usaha Bergerak dalam Satu Klaster
Kopdar 50 BRILink Agen, BRI Malang Soekarno Hatta Perkuat Koordinasi
Kemitraan BRI dan UM Meluas, dari Payroll hingga Dukungan Mobilitas Kampus
Kolaborasi BRI dan UNIPAR Jember Perkuat Program Wirausaha Mahasiswa Disabilitas
BRI Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 300 Siswa Malang, Penyerahan Digelar saat Sumpah Pemuda
Pertanian dan Perdagangan Serap Mayoritas KUR BRI Kepanjen Rp 496 Miliar
Perkuat Ekonomi Lokal, BRI Nganjuk Integrasikan Layanan Perbankan dengan KDKMP
Herwansyah: BRI Kepanjen Siapkan Layanan Perbankan Sesuai Kebutuhan Pengadilan Agama Kabupaten Malang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:45 WIB

Tape Banjarsari Menembus Pasar Hong Kong, 187 Pelaku Usaha Bergerak dalam Satu Klaster

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:13 WIB

Kopdar 50 BRILink Agen, BRI Malang Soekarno Hatta Perkuat Koordinasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Kolaborasi BRI dan UNIPAR Jember Perkuat Program Wirausaha Mahasiswa Disabilitas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:59 WIB

BRI Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 300 Siswa Malang, Penyerahan Digelar saat Sumpah Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:21 WIB

Pertanian dan Perdagangan Serap Mayoritas KUR BRI Kepanjen Rp 496 Miliar

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, BRI Nganjuk Integrasikan Layanan Perbankan dengan KDKMP

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Herwansyah: BRI Kepanjen Siapkan Layanan Perbankan Sesuai Kebutuhan Pengadilan Agama Kabupaten Malang

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Hari Santri Jadi Momentum BRI Region 13 Malang Perluas Dukungan untuk Pesantren

Berita Terbaru