Fenomena Koin Jagat Viral: Pemerintah Kota Minta Kominfo Bertindak Tegas

Senin, 13 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

VOJ – Koin Jagat, sebuah permainan berbasis aplikasi yang kini tengah viral, menuai sorotan dari berbagai pihak. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk berburu koin virtual di lokasi tertentu menggunakan teknologi berbasis peta. Popularitasnya meroket terutama di kalangan anak muda, didorong oleh tren media sosial seperti TikTok. Namun, dampak negatifnya mulai memicu kekhawatiran di sejumlah daerah.

Kerusakan Fasilitas Umum dan Respons Pemerintah Daerah

Di beberapa kota besar, seperti Surabaya dan Jakarta, permainan ini dikaitkan dengan kerusakan fasilitas umum. Para pemain yang berburu koin sering kali merusak taman kota, jalanan, bahkan fasilitas publik lainnya. Hal ini mendorong pemerintah kota untuk mengambil langkah serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Surabaya, misalnya, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan menindak tegas mereka yang merusak fasilitas umum selama berburu koin. “Kami mendukung kreativitas, tetapi masyarakat juga harus menghargai ruang publik. Tindakan merusak tidak dapat ditoleransi,” ujarnya.

Kominfo Diminta Blokir Aplikasi Jagat

Sejumlah pemerintah daerah telah meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memblokir aplikasi Jagat. Langkah ini dianggap sebagai solusi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut sekaligus mengendalikan euforia yang tidak terkendali.

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, tindakan pencegahan ini perlu dilakukan untuk melindungi ruang publik dan menjaga ketertiban. “Kami memahami minat masyarakat, tetapi jika berdampak negatif, kami harus bertindak tegas,” tegasnya.

Reaksi Masyarakat dan Pengamat Teknologi

Masyarakat terpecah dalam menanggapi fenomena ini. Sebagian besar mendukung langkah pemerintah untuk memblokir aplikasi, sementara yang lain berpendapat bahwa edukasi dan pengaturan lebih baik daripada larangan total.

Pengamat teknologi informasi, Ahmad Faisal, menyarankan agar aplikasi tersebut direvisi untuk memasukkan panduan bermain yang lebih bertanggung jawab. “Teknologi seperti ini sebenarnya bisa menjadi peluang besar untuk pariwisata jika dikelola dengan baik,” kata Faisal.

Imbauan untuk Masyarakat

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dan bertanggung jawab saat menggunakan aplikasi Jagat. Selain itu, pelaku yang merusak fasilitas umum diingatkan akan sanksi hukum yang menanti.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa teknologi harus diiringi dengan regulasi dan kesadaran sosial. Kini, semua mata tertuju pada Kominfo untuk mengambil langkah tegas dalam mengatasi persoalan ini.

 

 

Berita Terkait

Warga Kampung Pemulung Terima 250 Paket Sembako dari BRI dan PWI Tulungagung
Produk Kriya, Wastra, dan Fashion UMKM Tampil di Festival 2026
BRI Ingatkan Petugas: Dilarang Minta, Terima, dan Tahan Agunan KUR
BRI Malang Marthadinata Berikan Gift dan Ucapan Terima Kasih pada Harpelnas
BRI Malang Sutoyo Sambut Harpelnas dengan Layanan yang Dilakukan dari Hati
BRI Malang Soekarno Hatta dan Hiswana Migas Malang Raya Perkuat Kolaborasi
Dukung Kostrad, BRI Malang Kawi Bantu Renovasi Gereja dan Pura
Dukung Pendidikan Anak, BRI Region 13 Malang Bantu KB Al Naba

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Warga Kampung Pemulung Terima 250 Paket Sembako dari BRI dan PWI Tulungagung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Produk Kriya, Wastra, dan Fashion UMKM Tampil di Festival 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:08 WIB

BRI Ingatkan Petugas: Dilarang Minta, Terima, dan Tahan Agunan KUR

Rabu, 30 September 2026 - 13:41 WIB

BRI Malang Marthadinata Berikan Gift dan Ucapan Terima Kasih pada Harpelnas

Rabu, 30 September 2026 - 12:15 WIB

BRI Malang Sutoyo Sambut Harpelnas dengan Layanan yang Dilakukan dari Hati

Rabu, 30 September 2026 - 12:06 WIB

BRI Malang Soekarno Hatta dan Hiswana Migas Malang Raya Perkuat Kolaborasi

Rabu, 30 September 2026 - 11:59 WIB

Dukung Kostrad, BRI Malang Kawi Bantu Renovasi Gereja dan Pura

Selasa, 29 September 2026 - 16:28 WIB

Dukung Pendidikan Anak, BRI Region 13 Malang Bantu KB Al Naba

Berita Terbaru