Perekonomian Jawa Timur Konsisten Tumbuh, Apa Dampaknya?

Minggu, 29 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang, 27 September 2024 – Perekonomian Jawa Timur Triwulan II 2024 konsisten tumbuh sebesar 4,98% secara year-on-year. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh penerimaan pajak yang dihimpun DJP Jawa Timur. Hingga Agustus 2024, penerimaan pajak di Jawa Timur mencapai Rp77,32 triliun atau 59,41% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal tersebut disampaikan oleh Sigit Danang Joyo, Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Satu Jawa Timur, pada kegiatan Press Conference APBN KiTa Regional Jawa Timur di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang, Jawa Timur (27/9).

“Kinerja penerimaan yang sangat baik pada periode Januari sampai dengan Agustus 2024 dipengaruhi oleh tren peningkatan harga komoditas, kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN), penundaan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2023 karena pengajuan pengurangan sanksi administrasi, dan kenaikan setoran pajak pada beberapa sektor pajak,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, perekonomian Jawa Timur juga ditopang oleh penerimaan Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp85,62 triliun, serta penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp5,34 triliun. Seluruh penerimaan di Jawa Timur tersebut digunakan untuk membiayai berbagai belanja negara yang dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur Didyk Choiroel menjelaskan bahwa penerimaan tersebut salah satunya digunakan untuk membayai Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Kemarin Presiden Joko Widodo telah meresmikan Pembangunan Fly Over Aloha, Sidoarjo yang telah selesai 100%. Selain itu, ada juga proyek penyelesaian Jalur Ganda Kereta Api Mojokerto-Sepanjang yang saat ini masih dalam tahap konstruksi. Keduanya merupakan PSN yang dibiayain oleh APBN,” ujarnya.

Selain itu, APBN KiTa juga digunakan untuk memberikan dukungan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur melalui transfer daerah yang terealisasi sebesar Rp56,42 triliun per Agustus 2024.

Adapun rincian pemanfaatan dana transfer ke daerah dapat dilihat pada infografis berikut.

Berita Terkait

Warga Kampung Pemulung Terima 250 Paket Sembako dari BRI dan PWI Tulungagung
Produk Kriya, Wastra, dan Fashion UMKM Tampil di Festival 2026
BRI Ingatkan Petugas: Dilarang Minta, Terima, dan Tahan Agunan KUR
BRI Malang Marthadinata Berikan Gift dan Ucapan Terima Kasih pada Harpelnas
BRI Malang Sutoyo Sambut Harpelnas dengan Layanan yang Dilakukan dari Hati
BRI Malang Soekarno Hatta dan Hiswana Migas Malang Raya Perkuat Kolaborasi
Dukung Kostrad, BRI Malang Kawi Bantu Renovasi Gereja dan Pura
Dukung Pendidikan Anak, BRI Region 13 Malang Bantu KB Al Naba

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Warga Kampung Pemulung Terima 250 Paket Sembako dari BRI dan PWI Tulungagung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Produk Kriya, Wastra, dan Fashion UMKM Tampil di Festival 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:08 WIB

BRI Ingatkan Petugas: Dilarang Minta, Terima, dan Tahan Agunan KUR

Rabu, 30 September 2026 - 13:41 WIB

BRI Malang Marthadinata Berikan Gift dan Ucapan Terima Kasih pada Harpelnas

Rabu, 30 September 2026 - 12:15 WIB

BRI Malang Sutoyo Sambut Harpelnas dengan Layanan yang Dilakukan dari Hati

Rabu, 30 September 2026 - 12:06 WIB

BRI Malang Soekarno Hatta dan Hiswana Migas Malang Raya Perkuat Kolaborasi

Rabu, 30 September 2026 - 11:59 WIB

Dukung Kostrad, BRI Malang Kawi Bantu Renovasi Gereja dan Pura

Selasa, 29 September 2026 - 16:28 WIB

Dukung Pendidikan Anak, BRI Region 13 Malang Bantu KB Al Naba

Berita Terbaru